Kericuhan Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC, Polda Papua Bergerak Cepat Amankan Situasi

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 8 Mei 2026 – Polda Papua menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menangani situasi pasca kericuhan yang terjadi usai pertandingan sepak bola antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat malam.

Pertandingan yang berlangsung sengit sejak sore hari berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Adhyaksa FC. Namun, euforia pertandingan berubah menjadi ketegangan ketika sejumlah suporter Persipura meluapkan kekecewaan atas hasil tersebut. Situasi di dalam dan sekitar stadion pun sempat memanas.

🔹 Kapolda Papua Pimpin Langsung Pengamanan

Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung pengamanan bersama sekitar 700 personel gabungan TNI-Polri. Para pejabat utama Polda Papua turut hadir memastikan langkah-langkah pengendalian berjalan cepat dan efektif.

Kericuhan bermula sekitar pukul 19.16 WIT, sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Sejumlah suporter turun ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan. Sekitar pukul 20.00 WIT, massa di luar stadion mulai melakukan perusakan fasilitas umum dan pembakaran kendaraan di area sekitar.

🔹 Langkah Cepat Aparat Gabungan

Menanggapi situasi tersebut, aparat gabungan segera melakukan pengamanan, pengendalian massa, dan pemulihan situasi. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa personel langsung bergerak untuk mencegah meluasnya gangguan kamtibmas.

“Personel gabungan langsung melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa agar situasi tidak berkembang lebih luas. Hingga saat ini kondisi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif,” ujar Kabid Humas.

Ia menambahkan, kericuhan dipicu oleh tingginya emosi dan kekecewaan suporter, serta adanya oknum provokator yang memanfaatkan situasi untuk memicu tindakan anarkis.

🔹 Kerugian dan Korban

Berdasarkan pendataan awal, sedikitnya 10 personel kepolisian mengalami luka-luka, termasuk Kapolres Jayapura. Satu personel masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Selain itu, satu warga sipil juga dilaporkan menjadi korban.

Kerusakan material cukup besar:

  • 25 unit kendaraan roda empat dan 3 kendaraan roda enam rusak berat atau terbakar.
  • 9 sepeda motor hangus terbakar dan 27 unit lainnya hilang.
  • Sejumlah fasilitas di kompleks Stadion Lukas Enembe juga rusak, termasuk pecahnya kaca area akuatik dan ruang Video Operation Control (VOC).

“Beberapa kendaraan operasional dari Polres dan Polda turut menjadi sasaran perusakan, termasuk satu unit ambulans milik Timkeslap Satbrimob Polda Papua yang hangus terbakar,” jelas Kombes Cahyo.

🔹 Langkah Penegakan Hukum

Tim gabungan dari Satreskrim Polres Jayapura dan Tim Inafis Polda Papua kini melakukan identifikasi kerusakan, pendataan korban, serta penyelidikan terhadap pelaku provokasi dan perusakan. Sebanyak 14 orang telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Situasi di sekitar stadion mulai berangsur kondusif sekitar pukul 23.45 WIT, dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi personel pengamanan pada pukul 00.20 WIT. Polda Papua memastikan akan terus melakukan patroli dan pengamanan lanjutan di sekitar lokasi untuk menjaga stabilitas keamanan.

🔹 Imbauan untuk Masyarakat

Kabid Humas menegaskan, masyarakat dan suporter diimbau untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan penanganan situasi kepada aparat keamanan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan tidak terpengaruh provokasi. Sepak bola harus menjadi ajang persaudaraan, bukan perpecahan,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polda Papua

Berita Terkait

Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM
Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas
Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri
Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya
Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan
Polres Intan Jaya Awasi Ketat Distribusi Beras Bulog dan Minyak Kita ke Sugapa
Plt Kapolres Puncak Jaya Bersama TNI Gelar Patroli Dialogis Jalan Kaki di Distrik Mulia
Wakil Gubernur Ones Pahabol Dorong Papua Pegunungan Jadi Pusat Pertumbuhan Digital Melalui Community Gateway Wamena

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:16 WIT

Bupati Nduga Siapkan Generasi Dokter Spesialis Asli Daerah, Perkuat Kerja Sama dengan RS Universitas Hasanuddin dan UGM

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:42 WIT

Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:55 WIT

Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:08 WIT

Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:09 WIT

Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan

Berita Terbaru