Wujudkan Generasi Global, Pemprov Papua Pegunungan Gelar Ajang Talenta Sambut Hardiknas.

- Penulis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 30 April 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, Dinas Pendidikan Provinsi Papua Pegunungan menggelar Lomba Ajang Talenta Papua Pegunungan. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Papua Pegunungan yang Cerdas, Kompetitif, dan Berkarakter di Era Global” dan berlangsung di Grand Sartika Wamena, dengan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA di Kota Wamena.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang pengembangan Otonomi Khusus, Manogar Sirat, yang hadir mewakili Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, sekaligus menyampaikan sambutan gubernur.

Dalam arahannya, Manogar Sirat menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai ajang ini sebagai langkah strategis dalam menumbuhkembangkan karakter serta keberanian generasi muda Papua Pegunungan.

“Ini merupakan ajang yang sangat baik untuk membentuk karakter anak-anak kita. Ke depan, kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan bahkan dikembangkan. Misalnya, lomba pidato tidak hanya dalam Bahasa Indonesia, tetapi juga dalam bahasa daerah dan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa generasi muda Papua Pegunungan harus dipersiapkan untuk mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional, termasuk membuka peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Menurutnya, kompetisi ini bukan semata soal menang atau kalah, tetapi lebih pada pembentukan integritas, karakter, dan keberanian tampil.

Selain itu, Manogar juga mengingatkan pentingnya bijak dalam penggunaan media sosial di era digital saat ini. Ia menekankan bahwa generasi muda perlu memahami dampak dari penggunaan teknologi, terutama dalam menghadapi fenomena post-truth.

“Kalau dulu ada ungkapan ‘mulutmu adalah harimaumu’, sekarang yang perlu diingat adalah ‘jarimu adalah harimaumu’. Media sosial harus digunakan secara bijak. Jangan sampai mengendalikan kehidupan kita sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Pegunungan, Simon Sembor, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hardiknas sekaligus tindak lanjut arahan Gubernur. Ia mengungkapkan bahwa sejak berdirinya provinsi tersebut, lomba-lomba dalam rangka Hardiknas belum pernah dilaksanakan secara maksimal.

“Tahun ini kami mulai dengan kegiatan yang bisa kami lakukan, yaitu lomba cerdas cermat tingkat SD dan SMP sedangkan lomba pidato tingkat SMA. Kegiatan ini diikuti oleh delapan sekolah di setiap jenjang pendidikan,” jelasnya.

Simon menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat pendidikan karakter di Papua Pegunungan. Selain lomba, pihaknya juga melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah serta bekerja sama dengan TP PKK dan Dharma Wanita dalam memberikan bantuan pendidikan.

Ia juga menyoroti pentingnya pembenahan sektor pendidikan secara menyeluruh, mulai dari sarana dan prasarana, kualitas tenaga guru, hingga validitas data pendidikan. Menurutnya, data yang akurat sangat penting untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami sedang berupaya memperbaiki data pendidikan, termasuk data siswa, guru, dan sarana-prasarana. Ini penting agar program pembangunan pendidikan benar-benar fokus dan tepat sasaran, khususnya bagi Orang Asli Papua,” tambahnya.

Lebih lanjut, Simon menyebutkan bahwa pendataan tersebut ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026, sesuai arahan Gubernur. Beberapa kabupaten, seperti Tolikara dan Pegunungan Bintang, bahkan telah lebih dahulu menyelesaikan proses pendataan.

Kegiatan Ajang Talenta ini sendiri dilaksanakan secara hybrid, di mana peserta dari tujuh kabupaten di Papua Pegunungan telah mengikuti seleksi secara daring sebelumnya, sementara pelaksanaan secara luring di Wamena diikuti oleh perwakilan sekolah dari Kabupaten Jayawijaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Papua Pegunungan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Semarak HUT Waropen ke-23, Momentum Kebersamaan dan Hardiknas 2026
Hardiknas 2026, Dua Anak Putus Sekolah di Kota Jayapura Terpaksa Jaga Parkiran, Minta Perhatian Serius Pemerintah
Warga Selamat dari Tembakan OTK, Aparat Lakukan Olah TKP dan Patroli Intensif
Billy Mambrasar Dorong UMKM Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat Daya
Semarak Hardiknas di Nduga: Jalan Sehat Jadi Simbol Kebersamaan Pemerintah dan Masyarakat
LKPJ 2025 Disahkan, Propemperda 2026 Jadi Fondasi Hukum Pembangunan
Jaga Marwah Demokrasi: Dopen Wakerkwa Tegaskan Posisi PDIP Sebagai Mitra Kritis Pemerintah
Sekda Tendien Wenda Resmi Tutup Semarak Hardiknas Lanny Jaya 2026

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:20 WIT

Semarak HUT Waropen ke-23, Momentum Kebersamaan dan Hardiknas 2026

Kamis, 30 April 2026 - 21:44 WIT

Hardiknas 2026, Dua Anak Putus Sekolah di Kota Jayapura Terpaksa Jaga Parkiran, Minta Perhatian Serius Pemerintah

Kamis, 30 April 2026 - 21:35 WIT

Warga Selamat dari Tembakan OTK, Aparat Lakukan Olah TKP dan Patroli Intensif

Kamis, 30 April 2026 - 21:19 WIT

Billy Mambrasar Dorong UMKM Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat Daya

Kamis, 30 April 2026 - 20:44 WIT

Semarak Hardiknas di Nduga: Jalan Sehat Jadi Simbol Kebersamaan Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru