Jaga Marwah Demokrasi: Dopen Wakerkwa Tegaskan Posisi PDIP Sebagai Mitra Kritis Pemerintah

- Penulis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIOM – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lanny Jaya, Dopen Wakerkwa, SH, secara resmi mempertegas arah politik partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dalam menghadapi transisi pemerintahan nasional. PDIP dipastikan mengambil posisi strategis di luar kabinet pemerintahan Prabowo Subianto sebagai partai penyeimbang (check and balances).

Dalam keterangannya, Dopen Wakerkwa menjelaskan bahwa langkah ini merupakan mandat ideologis untuk memastikan demokrasi tetap berjalan sehat melalui fungsi pengawasan yang ketat.

Bukan Oposisi Asal Beda, Tapi Mitra Kritis

Dopen menekankan bahwa PDIP tidak memposisikan diri sebagai oposisi yang konfrontatif atau anti-pemerintah secara buta. Sebaliknya, partai berlambang banteng moncong putih ini memilih menjadi “Mitra Kritis”.

“Posisi kami jelas. PDIP tidak berada dalam struktur kabinet, namun kami memegang prinsip politik gotong royong. Jika kebijakan pemerintah pro-rakyat, kami dukung. Namun, jika kebijakan tersebut bertentangan dengan konstitusi dan rasa keadilan sosial, kami akan menjadi yang terdepan untuk mengkritisi,” ujar Dopen Wakerkwa.

Tiga Pilar Sikap Politik PDIP

Berdasarkan hasil Rakernas V, Dopen merinci detail posisi partai yang menjadi pedoman bagi seluruh kader, termasuk di daerah:

Menjaga Keseimbangan: Posisi di luar pemerintahan diambil demi menjaga sistem demokrasi agar tetap berada pada jalurnya melalui fungsi kontrol di parlemen.

Kritik Berbasis Keadilan: PDIP akan bersuara lantang terhadap program yang dianggap tidak berkeadilan sosial bagi masyarakat kecil.

Fokus Pengawasan: Fokus utama partai saat ini adalah mengawal kebijakan negara melalui wakil-wakil rakyat di DPR RI.

Membela Eksistensi Fraksi di DPR RI

Menanggapi dinamika politik yang berkembang di pusat, Dopen Wakerkwa juga menyoroti aksi kritis yang dilakukan oleh tokoh-tokoh senior partai di Senayan, seperti Komarudin Watubun di Komisi II DPR RI.

Menurutnya, kritik tajam yang dilayangkan oleh Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP tersebut adalah wujud nyata dari eksistensi Fraksi PDIP dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Sikap tegas dan kritik yang disampaikan Bapak Komarudin Watubun di DPR RI adalah representasi resmi partai. Itu adalah wujud fungsi kontrol kami dan tidak serta-merta bisa diidentikkan atau dikaitkan secara personal dengan figur lain seperti Bahlil. Ini murni mekanisme demokrasi,” tegas Dopen.

Dengan penegasan ini, PDIP Lanny Jaya menyatakan kesiapannya untuk tegak lurus dengan instruksi partai dalam mengawal kepentingan rakyat dari luar struktur eksekutif, demi memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat akar rumput.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024
Golkar Kota Jayapura Gelar Pelantikan Akbar, Abisai Rollo Tegaskan Konsolidasi Harus Menyentuh Distrik, Kelurahan, dan Kampung
60 Petani dan Warga Hadiri Penguatan Ketahanan Pangan di Wonorejo, Pemerintah Dorong Peran Adat dan Kelompok Tani
Polres Intan Jaya, Pemkab dan Kejari Nabire Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penanganan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
Polres Puncak Jaya Serahkan Bantuan Sembako kepada Tokoh Agama
FEKDI x IFSE 2026: Papua Torehkan Prestasi Nasional, Digitalisasi dan Pengendalian Inflasi Makin Diperkuat
Pemkab Mamberamo Tengah Siapkan Strategi Aktifkan Semua TK/PAUD Demi Akses Pendidikan Berkualitas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:11 WIT

Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 - 07:26 WIT

Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024

Sabtu, 26 September 2026 - 07:14 WIT

Golkar Kota Jayapura Gelar Pelantikan Akbar, Abisai Rollo Tegaskan Konsolidasi Harus Menyentuh Distrik, Kelurahan, dan Kampung

Sabtu, 26 September 2026 - 06:54 WIT

60 Petani dan Warga Hadiri Penguatan Ketahanan Pangan di Wonorejo, Pemerintah Dorong Peran Adat dan Kelompok Tani

Jumat, 25 September 2026 - 23:43 WIT

Polres Intan Jaya, Pemkab dan Kejari Nabire Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penanganan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Berita Terbaru