ASN, Honorer, dan Ormas Bersatu: Momentum Kebersamaan Bangun Puncak Jaya Lebih Tangguh

- Penulis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, (Senin, 20/04)_Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos.,S.IP.,MM pimpin langsung apel gabungan.Dalam amanahnya, beliau menegaskan bahwa ketahanan pangan harus menjadi prioritas bersama. Ia mengingatkan bahwa kondisi geografis Puncak Jaya tidak memungkinkan untuk menanam padi, sehingga masyarakat perlu mengoptimalkan potensi lokal dengan menanam komoditas yang lebih sesuai seperti ubi, umbian, dan sayur-sayuran.

‎“Kita harus punya kebun sendiri. Jangan hanya bergantung pada beras. Di samping dan belakang rumah harus ada kebun. Dengan begitu, setiap keluarga bisa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri,” ujar Bupati.

‎Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa ajakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan kebutuhan mendesak. Hal ini disebabkan oleh adanya pemangkasan dana dari pemerintah pusat yang berdampak pada kemampuan daerah dalam menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. “Dana dari pusat banyak yang dipangkas, sehingga kita harus kreatif dan mandiri. Berkebun dan beternak adalah solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan,” tegasnya.

‎Selain berkebun, Bupati juga mendorong masyarakat untuk memelihara ternak di rumah. Menurutnya, keberadaan ternak tidak hanya menjadi sumber pangan tambahan, tetapi juga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. “Kalau setiap rumah punya kebun dan ternak, kita tidak akan kekurangan. Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian pangan,” tambahnya.

‎Apel gabungan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Puncak Jaya yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Bupati menekankan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

‎Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap gerakan berkebun dan beternak dapat menjadi budaya baru yang mengakar di tengah masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, meski menghadapi keterbatasan anggaran dari pusat.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bibit Pangan dan Ternak Ayam
Guru Sekolah Minggu Tujuh Denominasi Terima Sertifikat Pelatihan
BKPSDM Nduga Tegaskan Pentingnya Kerapian Administrasi Calon ASN
Pelatihan Guru Sekolah Minggu di Gereja Emaus GIDI Mulia Berlangsung Interaktif
Transformasi Digital: DWP Nduga Ikuti Sosialisasi E-Reporting Secara Nasional melalui Zoom Meeting
Pemprov Papua Pegunungan Tegaskan Dana Otsus Tak Bisa Dialihkan untuk Konflik dan Bencana
CR (49) Ditangkap, Produksi Cap Tikus Ilegal Terungkap di Wamena
Pemprov Papua Pegunungan Pastikan Hak DPRP Tetap Dibayarkan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:34 WIT

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bibit Pangan dan Ternak Ayam

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:10 WIT

Guru Sekolah Minggu Tujuh Denominasi Terima Sertifikat Pelatihan

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:23 WIT

BKPSDM Nduga Tegaskan Pentingnya Kerapian Administrasi Calon ASN

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:45 WIT

Pelatihan Guru Sekolah Minggu di Gereja Emaus GIDI Mulia Berlangsung Interaktif

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:14 WIT

Transformasi Digital: DWP Nduga Ikuti Sosialisasi E-Reporting Secara Nasional melalui Zoom Meeting

Berita Terbaru

Daerah

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bibit Pangan dan Ternak Ayam

Selasa, 28 Jul 2026 - 19:34 WIT