Babi Terkumpul: IKT Jayawijaya Gelar Tradisi Mangrampun Bai Jelang Syukuran Tongkonan

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 29 Maret 2026 — Menjelang puncak Syukuran Tongkonan Wamena yang akan digelar pada 30 Maret 2026, Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, melaksanakan tradisi Mangrampun Bai atau pengumpulan babi sebagai bagian penting dari rangkaian adat. Kegiatan ini berlangsung di halaman Gedung Tongkonan Wamena.

Ketua IKT Kabupaten Jayawijaya, Yohanis Tuku, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi adat Toraja yang memiliki makna mendalam, khususnya dalam mempersiapkan pelaksanaan syukuran rumah adat Tongkonan. “Hari ini kita melaksanakan pengumpulan babi yang berasal dari berbagai pihak, mulai dari Bapak Gubernur selaku penasehat, delapan kabupaten di Papua Pegunungan, hingga 32 pilar organisasi, serta dukungan dari Provinsi Papua induk, IKT Labewa, pemuda IKT, dan berbagai komunitas lainnya,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap kelompok atau persekutuan yang membawa babi berbaris dengan tertib dan memasuki area pengumpulan secara bergiliran. Nama-nama penyumbang disebutkan satu per satu sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan dalam tradisi adat.

Menurut Yohanis, kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju hari puncak syukuran Tongkonan yang telah dibangun sejak 27 tahun lalu. “Besok adalah momentum bersejarah bagi seluruh warga IKT di Provinsi Papua Pegunungan, sebagai wujud syukur atas berdirinya Tongkonan yang menjadi simbol identitas dan kebersamaan,” tambahnya.

Tradisi Mangrampun Bai sendiri memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, sebagai persiapan kurban ritual dalam puncak acara Mangrara Banua (syukuran Tongkonan). Kedua, sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atas berkat dan penyertaan-Nya, khususnya atas pembangunan atau perbaikan Tongkonan di Jayawijaya. Ketiga, untuk mempererat hubungan kekerabatan, persaudaraan, dan kebersamaan di antara masyarakat Toraja, terutama yang berada di tanah rantau.

Babi-babi yang telah dikumpulkan nantinya akan dibagikan secara adat kepada berbagai pihak, seperti pemerintah, Majelis Rakyat Papua (MRP), lembaga adat LMA, serta para tokoh dan perintis masyarakat di Kabupaten Jayawijaya sebagai bentuk penghargaan dalam budaya Toraja.

Selain prosesi adat, pada puncak acara syukuran Tongkonan besok juga akan disiapkan panggung hiburan yang akan diisi oleh artis yang didatangkan langsung dari Toraja. Sehubungan dengan itu, Ketua IKT mengimbau seluruh keluarga besar IKT yang ada di Provinsi Papua Pegunungan untuk dapat hadir bersama-sama memeriahkan acara tersebut.

Melalui kegiatan ini, IKT Jayawijaya berharap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat Toraja di Papua Pegunungan. Tradisi ini sekaligus menjadi simbol kuatnya ikatan kekeluargaan yang tetap hidup dan diwariskan lintas generasi.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan
Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya
Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik
Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek
Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan
Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:42 WIT

OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIT

Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya

Jumat, 4 September 2026 - 22:25 WIT

Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik

Kamis, 3 September 2026 - 18:24 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIT

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Berita Terbaru