Dikki Barus Hilang, PKSA Papua Berharap Kepolisian Terus Melakukan Pencarian

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Perkumpulan Karo Sada Arih (PKSA) Provinsi Papua mendesak aparat kepolisian untuk terus melakukan pencarian terhadap Dikki Barus, seorang sopir muda yang diduga menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (16/3/2026). Hingga kini, keberadaan Dikki belum diketahui.

PKSA Provinsi Papua bersama Perpulungen Karo-Karo ras Anak Beruna Jayapura dan PBB Kota Jayapura melakukan komunikasi intensif bersama Kepolisian dalam rangka mendapatkan informasi mengenai hilangnya Dikki Barus dan upaya-upaya yang dilakukan dalam pencarian

Sekretaris PKSA Papua, A. Buendi Ginting, bersama jajaran pengurus menyampaikan harapan agar pencarian dilakukan secara maksimal. “Kami berharap kepolisian terus melakukan pencarian terhadap salah satu warga kami, Dikki Barus, yang hilang beberapa waktu lalu di perbatasan Puncak Jaya dan Tolikara,” ujarnya.

Dukungan serupa datang dari Ketua Pemuda Batak Bersatu Kota Jayapura, Daniel Tarigan, yang menekankan pentingnya peran masyarakat. “Kami berharap Dikki segera ditemukan. Jika ada warga yang mengetahui keberadaannya, mohon segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” katanya. Ia juga mengapresiasi langkah-langkah kepolisian yang sudah dilakukan dalam upaya pencarian.

Kronologi Singkat Kejadian

  • Sekitar pukul 13.30 WIT, sebuah mobil Triton berpenumpang empat orang bergerak dari Distrik Kanggime menuju Puncak Jaya.
  • Pukul 14.45 WIT, kendaraan dihadang OTK sebelum memasuki Distrik Nume. Sopir ditembak, kendaraan melarikan diri ke arah Nume.
  • Pukul 15.10 WIT, rombongan sempat melapor kepada pemilik kios di depan Pos Nume bahwa sopir mereka ditembak, lalu melanjutkan perjalanan ke Distrik Ilu.
  • Identitas penumpang: Yohannes Marbun (sopir), Mion Tabuni, Dikki Barus, dan Roy Panjaitan.
  • Hingga laporan terakhir, Dikki Barus belum ditemukan.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat Batak perantauan di Papua. Solidaritas ditunjukkan dengan doa bersama dan dukungan moral bagi keluarga korban. PKSA dan Pemuda Batak Bersatu menegaskan komitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Velix Wanggai Ketua Komite Eksekutif Papua: Kunjungan Mendadak ke Dekai,  Wakil Presiden Dorong Pembangunan Yahukimo Terpadu
Dari Sungai Menjadi Cahaya: Puncak Jaya Wujudkan Energi Mandiri
Naftali Kobepa Lawan Sikap Diam Gubernur Papua Tengah di PTUN
Bupati Aletinus Yigibalom dan Wabup Fredi Tabuni Resmi Letakkan Batu Pertama Pastori Kondena
Jalur Jayawijaya–Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, Pemerintah Bergerak Cepat Pulihkan Akses
Apel Pagi ASN Papua Pegunungan, Wasuok Siep Ingatkan Pentingnya Konsistensi Kehadiran
Tak Sekadar Lomba! Balap Motor Tempel Satukan Polisi dan Masyarakat di Pantai Nabire
Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Papua Mantapkan Arah Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIT

Velix Wanggai Ketua Komite Eksekutif Papua: Kunjungan Mendadak ke Dekai,  Wakil Presiden Dorong Pembangunan Yahukimo Terpadu

Jumat, 24 April 2026 - 08:04 WIT

Dari Sungai Menjadi Cahaya: Puncak Jaya Wujudkan Energi Mandiri

Jumat, 24 April 2026 - 06:32 WIT

Naftali Kobepa Lawan Sikap Diam Gubernur Papua Tengah di PTUN

Kamis, 23 April 2026 - 18:52 WIT

Bupati Aletinus Yigibalom dan Wabup Fredi Tabuni Resmi Letakkan Batu Pertama Pastori Kondena

Kamis, 23 April 2026 - 15:29 WIT

Jalur Jayawijaya–Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, Pemerintah Bergerak Cepat Pulihkan Akses

Berita Terbaru