Dua Pilot Gugur di Papua, IPI Minta Presiden Prabowo Turun Tangan Jamin Keamanan Penerbangan di Tanah Papua

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Februari 2026— Ikatan Pilot Indonesia (IPI) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya dua rekan sejawat, Captain Egon Erawan dan Captain Baskoro Adi Anggoro, yang menjadi korban penembakan brutal oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2).

Dalam pernyataan resminya Ketua Ikatan Pilot Indonesia, Capt. Muammar Reza Nugraha mentakan IPI menegaskan bahwa aksi keji tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap UU Penerbangan Nomor 1 Tahun 2009, aturan internasional ICAO Annex 17, serta Chicago Convention 1944 yang mengatur keamanan penerbangan.

“Pilot adalah pengemban tugas vital yang wajib dilindungi negara. Bandara sebagai objek vital nasional harus dijaga dari segala gangguan keamanan,” tegas IPI dalam siaran pers yang ditandatangani Ketua IPI, Capt. Muammar Reza Nugraha.

IPI juga meminta perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto untuk segera turun tangan memulihkan dan menjamin keamanan penerbangan, khususnya di daerah berisiko tinggi. Selain itu, IPI mendesak Komite Nasional Keamanan Penerbangan agar menghentikan sementara operasional bandara yang rawan hingga keamanan benar-benar terjamin.

Tragedi ini disebut bukan hanya mengguncang Indonesia, tetapi juga menyita perhatian dunia internasional. IPI mengingatkan bahwa penerbangan adalah moda transportasi strategis yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, termasuk dalam distribusi pangan, medis, dan roda ekonomi.

“Kami berharap ini adalah kali terakhir tragedi seperti ini terjadi dalam sejarah penerbangan Indonesia. Mari bersatu mewujudkan penerbangan yang aman dan perdamaian di seluruh wilayah negeri,” tutup pernyataan resmi IPI.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum
Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama
Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi
Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena
Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter
Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIT

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIT

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:13 WIT

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:26 WIT

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:09 WIT

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Berita Terbaru