Bupati Keerom Piter Gusbager Terima Penghargaan Tokoh Penggerak UMKM

- Penulis

Kamis, 31 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Keerom, Piter Gusbager yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Keerom, Megiken Bangun, saat menerima penghargaan dari Menteri Perdagangan RI DR. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (30/8) malam.

Bupati Keerom, Piter Gusbager yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Keerom, Megiken Bangun, saat menerima penghargaan dari Menteri Perdagangan RI DR. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (30/8) malam.

JAKARTA – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., kembali mendapatkan penghargaan nasional dari Tempo Media Group sebagai Tokoh Penggerak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam acara Indonesia Entrepreneurs Challenge (IEC) tahun 2023 yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (30/8) malam.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan RI DR. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., kepada Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Keerom, Megiken Bangun, mewakili Bupati Keerom, Piter Gusbager.

Tentu ini sebuah prestise bagi Bupati Gusbager, mengingat sehari sebelumnya, orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga didapuk apresiasi dari Tempo Media Group sebagai Tokoh Indonesia untuk kategori Pendorong Ekonomi Kerakyatan.

Penghargaan ini diberikan bagi pemerintah kabupaten dan kota yang dinilai berkontribusi besar dalam mengembangkan ekosistem wirausaha berbasis UMKM di daerahnya.

Selain Bupati Gusbager, penghargaan penggerak Entrepreneur Berbasis UMKM juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lombok, Kabupaten Tengah, Kabupaten Musi Rawas dan Kota Banjarmasin

Tak sampai di situ, UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Keerom, Naku Kondur Geiba juga mendapatkan penghargaan sebagai finalis Indonesia Entrepreneur Challenge.

Diketahui, penghargaan ini hanya diberikan oleh Tempo Media Group kepada 20 finalis baik Pemerintah Daerah maupun UMKM setelah melalui tahapan seleksi yang begitu ketat yang diikuti oleh 58.444 peserta.

“Ada lima indikator yang kita gunakan untuk menilai para finalis. Kita lihat dari visi dan tujuan usahanya, inovasi, business plan, resilience atau ketangguhan menghadapi tantangan, dan juga dampak usahanya terhadap lingkungan sekitar,” ungkap CEO Tempo Digital Wahyu Dhyatmika mewakili dewan juri IEC.

Proses pemilihan pemenang IEC memakan waktu dua bulan oleh tim penjurian yang terdiri dari perwakilan Tempo, Kementerian Perdagangan atau Kemendag, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan platform digital Orbitin.

CEO Orbitin Jimmy Gani mengatakan, ajang IEC tahun ini diikuti 58 ribu pelaku UMKM yang merupakan champion di daerahnya masing-masing.

“Kemudian dilombakan untuk menentukan dari 58 ribu ini menjadi seratus. Seratus ini minggu lalu kita latih untuk membuat pitch deck. Alhamdulillah, mereka akhirnya bisa mempresentasikan ide-ide bisnis mereka kepada dewan juri dan terpilihlah dua puluh hari ini,” ujar Jimmy.

Khusus untuk UMKM, dewan juri memilih para pemenang dari delapan kategori, yaitu kategori kuliner, agrobisnis, alat rumah tangga dan produk kreatif, fesyen, pendidikan, pengelolaan lingkungan dan energi baru terbarukan, perawatan tubuh dan kosmetik, dan teknologi digital.

Direktur Utama Tempo Media Group Arif Zulkifli menuturkan penjurian IEC melewati proses yang tidak mudah. Para pemenang dipilih dari 58 ribu UMKM yang ikut mendaftarkan diri dalam sayembara IEC 2023.

“Sebuah upaya yang tidak mudah. Dimulai dari memeriksa persyaratan administratif sampai membaca seluruh dokumen, riset sana-sini untuk mendapatkan informasi dari para finalis,” ujarnya.

Arif berharap para pemenang dapat mengikuti jejak pemenang IEC tahun sebelumnya untuk mencoba international market. Dia mengatakan pihak-pihak yang terlibat dalam ajang penjurian IEC akan membantu pelaku UMKM terpilih untuk memasuki arena global.

Nantinya, para finalis terbaik juga akan berkesempatan untuk mengikuti ajang internasional di luar negeri. Kesempatan ini diharapkan dapat menjadi jalan bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan dan jangkauan pasar mereka.

Agar dapat memperbesar kesempatan mereka go international, para pemenang akan menjadi bagian dari proses inkubasi yang dilakukan oleh Tempo dan Orbitin.

“Jadi nanti tidak dilepas begitu saja. Kita akan rangkul, kita berikan semacam pelatihan dan seterusnya agar kedua puluh pemenang ini bisa lebih maju lagi mendapatkan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman yang lebih luas,” ujar Arif.

Bupati Keerom, Piter Gusbager melalui Kepala Dinas Kominfo, Megiken Bangun mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan kepada Bapak Bupati Gusbager dan UMKM Naku Kondur Geiba menjadi motivasi bagi UMKM lainnya di Negeri Tapal Batas, Keerom.

“Ini menjadi motivasi bagi UMKM lainnya di Kabupaten Keerom untuk kedepan bisa lebih maju dan terus meningkatkan daya saing dengan daerah lain secara global,” ungkap Megiken.

Dia menuturkan bahwa Bupati Keerom, Piter Gusbager sangat enerjik dan serius dalam melakukan pembinaan UMKM di Keerom melalui berbagai progran.

“Pemerintah Kabupaten Keerom saat ini sangat konsen bagaimana mengintegrasikan dalam satu ekosistem baik dalam peningkatan produk, pelatihan dan pemasaran bagi UMKM kita di Keerom,” pungkasnya.

Diketahui, Bupati Gusbager memiliki beberapa inovasi dalam pengembangan UMKM di daerahnya guna memiliki produk-produk berkualitas, bermutu dan berdaya saing serta go global.

Bahkan Bupati Gusbager juga berkomitmen dalam memberikan dorongan kepada seluruh masyarakat melalui suntikan bantuan modal usaha dan juga pembebasan syarat ijin berusaha sekaligus badan hukum bagi koperasi.(gin)

Berita Terkait

Papua Pegunungan Raih Penghargaan Nasional, Terima Insentif Rp2 Miliar
Pembayaran TPP ASN Papua Pegunungan Berbasis Kehadiran dan Kinerja
Kunjungi Lahan Pertanian Masyarakat, Alpius Yigibalom: Mari Hidupkan Lahan Tidur Papua Pegunungan
Kebersamaan Lintas Iman, Gubernur Dapat Apresiasi Gereja Baptis
Bupati Puncak Jaya Serahkan SK CPNS Formasi 2024 kepada 641 Peserta, Dorong ASN Baru Tingkatkan Pelayanan di 27 Distrik
Akhiri Konflik Delapan Bulan, Dua Kelompok di Kwamki Narama Sepakat Berdamai
Wakil Bupati Puncak Jaya Resmikan Lapangan Voli Bantuan Satgas Yonif 743/PSY di Distrik Muara
Polsek Makimi Dampingi Penjualan 7,55 Ton Jagung ke BULOG

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:51 WIT

Papua Pegunungan Raih Penghargaan Nasional, Terima Insentif Rp2 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:25 WIT

Pembayaran TPP ASN Papua Pegunungan Berbasis Kehadiran dan Kinerja

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:45 WIT

Kunjungi Lahan Pertanian Masyarakat, Alpius Yigibalom: Mari Hidupkan Lahan Tidur Papua Pegunungan

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:25 WIT

Kebersamaan Lintas Iman, Gubernur Dapat Apresiasi Gereja Baptis

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:39 WIT

Bupati Puncak Jaya Serahkan SK CPNS Formasi 2024 kepada 641 Peserta, Dorong ASN Baru Tingkatkan Pelayanan di 27 Distrik

Berita Terbaru