Kepala Kampung Se Kabupaten Nduga Gelar Aksi Demo Tolak Pemotongan Dana Desa Oleh Pemerintah Pusat

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenyam, 10 Desember 2025 — Suasana di ibu kota Kabupaten Nduga memanas ketika sebanyak 248 kepala kampung/desa turun menyuarakan kekecewaan mereka atas pemotongan Dana Desa sebesar 60 persen oleh pemerintah pusat. Aksi damai ini berlangsung di halaman kantor pemerintah daerah dan diterima langsung oleh Plt. Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP, bersama jajaran pejabat daerah.

 Suara Hati dari Kampung

Dalam orasinya, perwakilan kepala kampung menyampaikan bahwa pemotongan dana tersebut sangat memukul pembangunan di kampung-kampung yang masih tertinggal. Mereka menilai Dana Desa adalah sumber utama untuk membiayai infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nduga.

“Kami sedih dan kecewa. Dana kampung adalah harapan kami untuk membangun jalan, air bersih, dan fasilitas pendidikan. Pemotongan ini sangat menyulitkan,” ujar salah satu kepala kampung dengan nada emosional.

Selain menolak pemotongan, para pendemo juga menyuarakan penolakan terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih, yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan masyarakat kampung.

 Pemerintah Daerah Akui Pemotongan

Menanggapi aspirasi tersebut, Plt. Bupati Yoas Beon menjelaskan bahwa pemotongan Dana Desa sebesar 60 persen memang benar terjadi dan merupakan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Kami sudah menerima surat resmi dari Kementerian Keuangan. Pemotongan ini dilakukan berdasarkan regulasi nasional terkait efisiensi anggaran,” jelas Yoas Beon di hadapan para kepala kampung.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan kebijakan tersebut, namun tetap berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Nduga ke tingkat pusat.

Dialog dan Harapan

Aksi demo berlangsung tertib dan diakhiri dengan dialog terbuka antara perwakilan kepala kampung dan pejabat daerah. Pemerintah daerah berjanji akan menindaklanjuti aspirasi ini dan mencari solusi agar pembangunan di kampung tetap berjalan meski dengan anggaran terbatas.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

BPN Jayawijaya Wujudkan Tema “Transformasi Melayani Lebih Pasti” dengan Penyerahan Sertipikat Elektronik kepada Pemprov Papua Pegunungan dan Lembaga Keagamaan
PKAS Kota Jayapura Gelar Ibadah Oikumene di SMAN 4, Ratusan Siswa-Siswi SMA/SMK Didorong Jadi Berkat bagi Sesama dan Kota Jayapura
Momentum HUT ke-81 TNI di Intan Jaya Diwarnai Aksi Nyata, TNI-Polri Bersama Tenaga Medis Turun ke Jalan Membersihkan Sampah
Bunda PAUD Nduga Replina K. Beon Kunjungi TK Giliad Kenyam, Serahkan Alat Bantu Belajar dan Makanan Bergizi untuk Anak Usia Dini
Tokoh Papua Pegunungan Dopen Wakerkwa Minta Kritik Ismail Asso Disertai Data dan Solusi, Bukan Sekadar Pernyataan dari Jakarta
Polres Nduga Gelar Pembinaan Mental dan Rohani, Personel Didorong Perkuat Iman dan Integritas dalam Melayani Masyarakat
Seleksi PAG dan SBP Polri 2026 Dimulai, Peserta di Papua Tengah Teken Pakta Integritas untuk Proses Bersih, Transparan, dan Akuntabel
Kapolda Papua Tengah Kirim 43 Jenis Obat dan Vitamin ke Beoga, Wujudkan Kepedulian terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pedalaman

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 15:04 WIT

BPN Jayawijaya Wujudkan Tema “Transformasi Melayani Lebih Pasti” dengan Penyerahan Sertipikat Elektronik kepada Pemprov Papua Pegunungan dan Lembaga Keagamaan

Jumat, 25 September 2026 - 14:54 WIT

PKAS Kota Jayapura Gelar Ibadah Oikumene di SMAN 4, Ratusan Siswa-Siswi SMA/SMK Didorong Jadi Berkat bagi Sesama dan Kota Jayapura

Jumat, 25 September 2026 - 13:16 WIT

Momentum HUT ke-81 TNI di Intan Jaya Diwarnai Aksi Nyata, TNI-Polri Bersama Tenaga Medis Turun ke Jalan Membersihkan Sampah

Jumat, 25 September 2026 - 12:37 WIT

Bunda PAUD Nduga Replina K. Beon Kunjungi TK Giliad Kenyam, Serahkan Alat Bantu Belajar dan Makanan Bergizi untuk Anak Usia Dini

Jumat, 25 September 2026 - 08:34 WIT

Tokoh Papua Pegunungan Dopen Wakerkwa Minta Kritik Ismail Asso Disertai Data dan Solusi, Bukan Sekadar Pernyataan dari Jakarta

Berita Terbaru