Air Mengalir ke Sawah Papua: P3-TGAI Dorong Produktivitas Petani Pegunungan

- Penulis

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 27 November 2025 — Sebuah langkah monumental dalam pembangunan pertanian terjadi di Papua Pegunungan. Sebanyak 52 kelompok tani dari berbagai wilayah di provinsi ini berhasil menyelesaikan pembangunan jaringan irigasi tersier melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) 2025. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan DPR RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari wilayah timur Indonesia.

Irigasi: Nadi Kehidupan Pertanian

Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Merauke, Nonce Saman, ST., MT., menjelaskan bahwa pembangunan jaringan irigasi dilakukan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang terdiri dari 52 kelompok tani penerima manfaat. Dari total 255 kelompok P3A yang tersebar di Papua Pegunungan, baru 50 kelompok yang mendapatkan alokasi program P3-TGAI tahun ini.

“Tahun ini kami melaksanakan dua tahap. Tahap pertama mencakup 49 pekerjaan, dan tahap kedua 3 pekerjaan, totalnya 52 kegiatan,” ujar Nonce.

Jaringan irigasi yang dibangun terdiri dari saluran beton dan galian tanah. Banyak petani memulai dengan menggali saluran secara swadaya karena keterbatasan dana dan belum adanya aliran air ke lahan mereka. Kini, saluran-saluran tersebut ditingkatkan menjadi konstruksi beton yang lebih tahan lama dan efisien.

Potensi Lahan dan Harapan Masa Depan

Dari sekitar 1.300 hektare sawah yang telah berfungsi di Papua Pegunungan, sebagian besar masih belum teraliri air secara optimal. Nonce berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan alokasi program P3-TGAI menjadi 100 hingga 200 kegiatan di tahun-tahun mendatang.

“Potensi pertanian di sini sangat luar biasa. Kami butuh dukungan lebih agar semua kelompok tani bisa merasakan manfaat program ini,” tegasnya.

 Infrastruktur dan Pemberdayaan: Dua Pilar Utama

Program P3-TGAI bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, melalui sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Sekda Elai Giban, menegaskan bahwa program ini juga bertujuan memberdayakan masyarakat agar mandiri dalam mengelola dan memelihara jaringan irigasi.

“Air adalah sumber kehidupan. Tanpa irigasi yang baik, ketahanan pangan akan sulit tercapai. Kehadiran P3-TGAI di Jayawijaya dan wilayah pegunungan lainnya adalah langkah strategis untuk memperkuat sektor pertanian dan membuka ruang bagi kedaulatan pangan lokal,” ujar Elai.

 Kolaborasi untuk Masa Depan Papua Pegunungan

Gubernur juga memberikan apresiasi tinggi kepada Balai Wilayah Sungai Papua Merauke yang telah bekerja keras di tengah tantangan geografis yang berat. Ia mengajak seluruh pihak—pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat—untuk terus berkolaborasi demi pembangunan berkelanjutan.

“Momentum serah terima ini adalah bukti bahwa pembangunan di Papua Pegunungan sedang berjalan dan terus berkembang. Mari kita jaga dan manfaatkan hasil pembangunan ini bersama-sama,” tutupnya.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Identitas Korban Kebakaran Paniai Terkuak, Jenazah Diserahkan ke Keluarga
Dana Otsus Tahap II Terancam Tertunda, Wamendagri Ribka Haluk Tegur Pemda
Latfor dan DVI Polda Papua Turun Tangan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional
Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria
30 Personel Dukcapil Jemput Bola Layani Administrasi di Distrik Ilu
62 Pasangan Resmi Ikut Perkawinan Massal Puncak Jaya

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:55 WIT

Identitas Korban Kebakaran Paniai Terkuak, Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Rabu, 9 September 2026 - 06:45 WIT

Dana Otsus Tahap II Terancam Tertunda, Wamendagri Ribka Haluk Tegur Pemda

Rabu, 9 September 2026 - 06:23 WIT

Latfor dan DVI Polda Papua Turun Tangan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda

Selasa, 8 September 2026 - 16:29 WIT

Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 15:51 WIT

Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya

Berita Terbaru