Sekda Papua Pegunungan: Tenaga Kesehatan Adalah Pahlawan Kemanusiaan di Daerah Terpencil

- Penulis

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada Rabu, 12 November 2025, di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok Demianus Siep, dan dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tamu undangan dari berbagai instansi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Kesehatan menyerahkan bantuan hibah kepada sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Wamena. RSUD Wamena menerima satu unit mobil operasional beserta alat-alat kesehatan. Klinik Kalvari Wamena mendapatkan satu unit mobil dan dana hibah sebesar Rp100 juta. Sementara itu, Klinik Siloam dan Klinik M-Mula masing-masing menerima dana hibah senilai Rp100 juta. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan oleh pemerintah daerah pada momen peringatan HKN ini mencapai dua unit mobil dan dana hibah sebesar Rp300 juta.

Dalam sambutannya, Sekda Wasuok menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para tenaga kesehatan yang telah berjuang menyelamatkan nyawa masyarakat, meski harus bekerja dalam kondisi yang serba terbatas, terutama di wilayah terpencil. Ia menegaskan bahwa tugas kemanusiaan yang dijalankan oleh para petugas medis merupakan bentuk pengabdian luar biasa yang patut dihargai.

“Saya sangat memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang selama ini berjuang menyelamatkan jiwa walaupun dalam kondisi yang masih sangat terbatas, terutama di daerah terpencil. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan sangat memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah berprestasi. Dari sambutan Bapak Menteri, luar biasa banyak hal yang mereka diapresiasi di bidang kesehatan, baik pembinaan peningkatan kemampuan sumber daya manusia maupun pelaksanaan tugas kemanusiaan. Mereka melayani dalam situasi yang sulit, apapun itu diberi apresiasi karena menyelamatkan manusia yang nyawanya bisa saja dipanggil Tuhan. Tapi mereka punya kemampuan luar biasa dengan fasilitas apa adanya, terutama di tingkat daerah-daerah terpencil seperti kami di Papua Pegunungan,” ujar Sekda.

Ia menambahkan bahwa bantuan mobil yang diberikan merupakan bentuk penghargaan kepada yayasan-yayasan yang telah mengabdi tanpa pamrih dan tanpa dukungan dana yang memadai. Menurutnya, banyak orang yang telah diselamatkan berkat kerja keras mereka.

“Mobil ini kita berikan kepada mereka yang bekerja untuk kemanusiaan, kepada yayasan-yayasan yang sudah mengabdi tanpa pamrih, tanpa ditunjang dengan biaya. Dengan keterbatasan, mereka sudah melakukan banyak hal dan menyelamatkan banyak orang. Oleh karena itu, pemerintah memberikan penghargaan melalui bantuan fasilitas mobil. Mungkin juga ada yang belum sempat kita data, mudah-mudahan ke depan akan kita lihat terutama fasilitas mereka dalam rangka pelayanan kemanusiaan,” lanjutnya.

Sekda juga menyoroti pentingnya pembenahan sistem pendataan pasien dan fasilitas kesehatan di Papua Pegunungan. Ia berharap ke depan Dinas Kesehatan dapat bekerja sama lebih erat dengan pemerintah kabupaten untuk memperbaiki akurasi data, sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih efektif dan merata.

“Di Papua Pegunungan ini banyak data yang belum terakomodir. Mudah-mudahan dari Dinas Kesehatan bisa bekerja sama dengan kabupaten untuk mengefektifkan data orang sakit maupun yang tidak terakomodir secara baik. Karena masyarakat bilang ketika masuk rumah sakit itu bukan pulang dengan sehat, tapi pulang dengan nyawa. Kesan ini harus kita hindari. Pelayanan harus kita efektifkan dengan langkah-langkah pembinaan dan peningkatan di bidang kesehatan,” tutup Sekda.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat sektor kesehatan sebagai bagian dari pembangunan manusia yang berkelanjutan.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani
MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang
TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter
Tangani Keaksaraan, Dispenbud Kota Jayapura Perkuat Jenjang Pendidikan Dasar

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:29 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIT

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:47 WIT

Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma

Berita Terbaru