Dari Alat Berat ke Bibit Padi: Ones Pahabol Gerakkan Wamena untuk Swasembada Beras

- Penulis

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 10 November 2025 — Upaya membangkitkan kembali kejayaan sektor pertanian di Lembah Baliem kini mulai terlihat nyata. Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, meninjau langsung kegiatan pembukaan lahan persawahan seluas 800 hektar di Tulem Distrik Witawaya, Kabupaten Jayawijaya, Senin (10/11).

Dalam arahannya, Ones Pahabol menyebut kawasan Tulem memiliki posisi strategis sebagai “jantung kota Wamena”, sehingga sangat tepat dijadikan salah satu sentra produksi pangan baru di Papua Pegunungan. “Tadi kami sudah melihat langsung kesiapan pembukaan lahan, baik di Tulem maupun di Aragolik. Rencana besar kita adalah membuka sekitar 2.000 hektar persawahan di Wamena yang tersebar di beberapa distrik seperti Pyramid, Kurulu, Pisugi, Siepkosi, Pugima, Libarek, Muai, Minimo, dan salah satunya di Witawaya,” ujarnya.

Ones menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghidupkan kembali semangat bertani masyarakat pegunungan, yang pada masa lalu dikenal sebagai penghasil padi terbesar di wilayah tersebut. “Sekitar enam puluh tahun lalu, Wamena adalah lumbung padi. Para petani bekerja keras dan sawah-sawah kita produktif. Sekarang, kita bangkitkan lagi semangat itu agar Wamena punya stok beras yang cukup, bukan hanya untuk Papua Pegunungan, tapi juga bisa menopang kebutuhan nasional,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa program pembukaan lahan ini murni untuk kepentingan ekonomi rakyat dan tidak memiliki unsur politik apa pun. “Ini murni untuk kepentingan masyarakat. Tanah yang digunakan tetap milik warga, pemerintah hanya meminjam pakai untuk kepentingan bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi baru di Papua Pegunungan. Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan pembukaan lahan juga akan menyerap banyak tenaga kerja lokal. “Dengan adanya proyek ini, banyak anak-anak muda putra daerah bisa terlibat langsung, baik sebagai operator alat berat maupun tenaga lapangan. Bahkan, mereka nantinya bisa menjadi mentor di kabupaten lain di Papua Pegunungan,” kata Ones.

Ia berharap proses pembukaan lahan dapat rampung pada bulan Desember tahun ini agar penanaman padi bisa segera dilakukan. “Kita ingin bergerak cepat. Begitu lahannya siap, kita langsung tanam agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Kehadiran Wakil Gubernur dalam peninjauan tersebut sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Papua Pegunungan. Dengan dukungan semua pihak, Ones optimistis program ini akan menjadi tonggak baru kebangkitan pangan dari Bumi Pegunungan Tengah.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum
Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama
Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi
Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena
Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter
Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIT

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIT

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:13 WIT

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:26 WIT

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:09 WIT

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Berita Terbaru