Komisi IV DPR Papua Pegunungan Soroti Hambatan Proyek Strategis di Wamena

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, Rabu, 20 Agustus 2025 — Proyek pembangunan kantor Gubernur, DPR, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) di wilayah Papua Pegunungan menghadapi hambatan serius akibat persoalan hak ulayat yang belum terselesaikan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur, dalam kunjungan kerja ke lokasi pembangunan.

Komisi IV yang membidangi infrastruktur jalan dan jembatan melakukan survei langsung dan menemukan bahwa sekitar 75 persen proses pematangan lahan telah rampung. Namun, pekerjaan sempat terhenti akibat aksi pemalangan oleh masyarakat adat pemilik hak ulayat.

“Walaupun tanah tersebut sudah dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kepada Pemerintah Provinsi, kenyataannya masih ada masyarakat adat yang melakukan pemalangan terhadap kontraktor dan pekerja di lapangan,” ujar Terius Wakur.

Aksi pemalangan ini menyebabkan penghentian pekerjaan selama satu hingga dua hari, yang berpotensi mengganggu target pembangunan tahun ini. Wakur menegaskan bahwa persoalan ini bukan soal pembayaran tanah, melainkan janji kompensasi yang menurut masyarakat adat telah disampaikan oleh Gubernur.

“Kami minta kepada Gubernur untuk segera mengkaji dan menyelesaikan persoalan ini. Harus ada mekanisme penyelesaian yang jelas, bisa secara kekeluargaan atau melalui forum resmi,” tegasnya.

 Komisi IV telah melakukan rapat dengan dinas terkait untuk membahas solusi atas hambatan tersebut. Namun, hingga kini belum ada pertemuan resmi antara DPR dan Gubernur Papua Pegunungan.

“Kami sudah sampaikan kepada dinas, agar segera berkoordinasi dengan Gubernur. Ini penting agar pembangunan tidak tertunda lebih lama,” tambah Wakur.

Komisi IV DPR Papua Pegunungan berharap pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan hak ulayat. Penyelesaian ini dinilai krusial agar proyek strategis pembangunan kantor pemerintahan dapat berjalan sesuai target dan tidak menimbulkan ketegangan sosial di tengah masyarakat.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru