Ones Pahabol: “Rumah Adalah Martabat Masyarakat Papua Pegunungan”

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat atas program pembangunan 2.200 unit rumah melalui Instruksi Presiden (Inpres) yang akan direalisasikan di delapan kabupaten wilayah tersebut.

Sambutan ini disampaikan oleh Ones Pahabol, mewakili Gubernur Papua Pegunungan, dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Rumah di Wamena, yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Ketua DPRD Provinsi Papua Pegunungan beserta jajaran, Majelis Rakyat Papua, anggota DPD RI, Forkopimda, serta delapan bupati dan wakil bupati se-Papua Pegunungan.

Dalam sambutannya, Ones Pahabol mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan kepada para menteri dan rombongan yang telah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta hingga Wamena demi mendukung percepatan pembangunan di Papua Pegunungan.

“Rumah adalah harga diri, martabat, dan nama bagi setiap orang, termasuk masyarakat Papua Pegunungan. Dengan adanya rumah, kredibilitas dan kehormatan masyarakat akan terangkat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program pembangunan rumah ini merupakan wujud kepedulian Presiden RI Prabowo Subianto terhadap masyarakat Papua Pegunungan. Ones Pahabol menyebut, Inpres ini akan menjadi kenangan tak terlupakan bagi masyarakat, sebagaimana program pembangunan masa Presiden Soeharto yang masih diingat hingga kini.

Lebih lanjut, Ones Pahabol menyoroti pentingnya perhatian serius terhadap Papua Pegunungan yang menurutnya memegang kunci penyelesaian berbagai persoalan di Papua. Ia mengibaratkan wilayah tersebut sebagai “kotak hitam” yang harus dibuka bersama-sama untuk memahami dan menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

“Sentuhan pembangunan rumah ini adalah bagian dari isi kotak hitam itu. Dengan memperbaiki yang lemah, kita bisa mempercepat kemajuan di negeri ini,” ungkapnya.

Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum bagi delapan kabupaten di Papua Pegunungan untuk menegaskan kesiapan mereka menerima dan merealisasikan pembangunan 2.200 unit rumah, bahkan menargetkan penambahan unit melalui program reguler di luar Inpres.

“Kami percaya bahwa program ini akan membawa perubahan besar dan menjadi warisan berharga bagi generasi Papua Pegunungan ke depan,” tutup Ones Pahabol

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun
Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026
Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa
Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga
Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 17:55 WIT

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun

Senin, 1 Juni 2026 - 15:31 WIT

Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 13:56 WIT

Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 08:37 WIT

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Berita Terbaru