Persiapan Pembangun 2.200 Rumah di Papua Pegunungan Terus Dimatangkan

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 11 Agustus 2025 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mempersiapkan pembangunan 2.200 unit rumah bagi masyarakat di delapan kabupaten. Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Prabowo Subianto dan dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Ribka Haluk, menyampaikan bahwa tim teknis dari Kementerian PUPR telah melakukan survei langsung ke delapan distrik di wilayah Papua Pegunungan. “Koordinasi dan penentuan penerima bantuan menjadi tanggung jawab Gubernur dan para Bupati. Kehadiran dua menteri dalam waktu dekat akan memastikan kesiapan pemerintah daerah,” ujarnya saat ditemui di Wamena.

Sementara itu, Dirjen Perumahan Perdesaan Kementerian PKP RI, Dr. Imran, menegaskan bahwa pembangunan akan mengikuti standar rumah sehat dengan struktur bangunan yang kokoh. Ia juga menyoroti tantangan geografis Papua Pegunungan yang bervariasi, mulai dari dataran hingga pegunungan, yang berdampak pada biaya dan mobilitas pembangunan.

“Penilaian terhadap kondisi tanah dan kebutuhan biaya menjadi bagian penting dari proses ini. Tim kami yang terdiri dari 56 personel telah turun ke lapangan untuk melakukan kajian teknis,” jelas Imran.

Gubernur Papua Pegunungan, Dr. John Tabo, menyatakan bahwa pembangunan rumah ini merupakan program prioritas yang langsung diperintahkan oleh Presiden. Dari total 2.200 unit, sebanyak 2.000 rumah bertipe 45 akan diberikan kepada masyarakat umum, dan 200 rumah bertipe 90 diperuntukkan bagi kepala suku.

“Rumah kepala suku dirancang lebih besar karena memiliki fungsi sosial sebagai tempat berkumpul warga saat terjadi persoalan di kampung. Ini adalah bentuk perhatian luar biasa dari Presiden kepada masyarakat Papua Pegunungan,” kata Tabo.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam melengkapi rumah-rumah tersebut. Para Bupati diminta mengalokasikan dana Otonomi Khusus tahun depan untuk pengadaan kasur, selimut, dan perlengkapan rumah lainnya.

Terkait keamanan pembangunan, Gubernur menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat. “Kami percaya masyarakat pegunungan memiliki nilai adat dan budaya yang kuat. Jangan ada yang mengganggu proses pembangunan ini,” tutupnya.

Program pembangunan 2.200 rumah ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Papua Pegunungan, sebagai provinsi termuda yang kini mulai menata fondasi kesejahteraan warganya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober
BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas
Pemkab Puncak Jaya Mulai Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Ambil Training Kit Sebagai Tahap Awal Pembentukan ASN Profesional
SMP Negeri 1 Nabire Barat Juara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I 2026, Taklukkan SMP Negeri 5 Nabire dengan Skor Tipis di Final
Polres Dogiyai Dekatkan Polisi dan Generasi Muda Lewat Program Polidik, Tanamkan Disiplin dan Karakter Sejak Usia Dini
Buronan Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Akhirnya Ditangkap di Timika, Polisi Dalami Keterlibatan dalam Jaringan KKB

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:37 WIT

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIT

BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:03 WIT

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:20 WIT

BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:06 WIT

Pemkab Puncak Jaya Mulai Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Ambil Training Kit Sebagai Tahap Awal Pembentukan ASN Profesional

Berita Terbaru