Nduga, 5 November 2025 — Tragedi longsor dan banjir bandang yang melanda Distrik Dal dan Mebarok, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, menyisakan duka mendalam. Sebanyak 23 warga dilaporkan hanyut, dan hingga kini proses pencarian masih berlangsung. Menyikapi hal ini, Anggota DPD RI dari Dapil Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, menyuarakan desakan tegas kepada Pemerintah Pusat untuk segera turun tangan.
Dalam pernyataannya, Arianto meminta Kementerian Sosial dan BNPB RI agar segera hadir di lokasi bencana. “Kami minta pemerintah pusat jangan tutup mata. Turun ke lapangan, lihat langsung situasi, dan berikan bantuan serta evakuasi korban,” tegasnya.
Seruan untuk Kehadiran Nyata Pemerintah
Arianto menekankan pentingnya kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat terdampak. Menurutnya, bantuan bukan hanya soal logistik, tetapi juga soal kehadiran dan kepedulian terhadap warga yang sedang berduka dan berjuang di tengah keterbatasan akses.
“Masyarakat Nduga perlu merasakan bahwa pemerintah hadir untuk mereka. Jangan biarkan mereka merasa sendiri,” ujarnya.
Duka Mendalam untuk Korban
Selain menyampaikan seruan bantuan, Arianto juga menyampaikan belasungkawa dan rasa kehilangan yang mendalam atas para korban yang meninggal dunia. Ia berharap proses pencarian berjalan lancar dan para keluarga korban mendapatkan kekuatan serta dukungan penuh dari semua pihak.
Harapan Koordinasi dan Respons Cepat
Arianto juga menyerukan agar koordinasi lintas lembaga segera dilakukan, termasuk pengiriman tim bantuan, alat berat, dan dukungan psikososial bagi warga terdampak. “Kami harap bantuan segera dikirim dan koordinasi dilakukan dengan cepat. Ini bukan hanya soal bencana, tapi soal kemanusiaan,” tutupnya.
Bandung, 8 September 2026 — Kopi Puncak Jaya mulai diperkenalkan di Kabupaten Bandung melalui penyerahan…
PUNCAK JAYA – Polres Puncak Jaya mengembalikan 11 unit komputer barang bukti kasus pencurian kepada…
WAMENA, 8 Agustus 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan…
Mulia, 8 September 2026 — Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., secara resmi…
Mulia, 8 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil…
Sleman - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengumpulkan jajaran…