Whendy Imkotta: Harga Tiket Kapal Perintis Murah, Tapi Kesadaran Penumpang Masih Rendah

- Penulis

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YAPEN – Dalam rangka memastikan kelancaran pelayaran, Kepala Kantor Cabang (Kacab) PT Pelni Serui Whendy Richard Imkotta, melaksanakan monitoring pada aktivitas keberangakatan KM Sabuk Nusantara 100 di Pelabuhan Isak Samuel Kijne Serui, Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Kamis (11/9/2025).

Kepada awak media, Whendy menyampaikan tujuan dari monitoring tersebut untuk memastikan setiap penumpang telah memiliki tiket saat hendak bepergian menggunakan kapal perintis.

“Selain kami ingin mengejar pendapatan yang masih jauh dari target, namun hal lain seperti carter kapal dari pemerintah juga jadi kendala kita belum bisa mencapai target. Karena banyak penumpang gelap yang ikut berlayar,” ungkap Whendy.

Melalui monitoring tersebut, diharapkan Whendy agar pelni dan juga pihak terkait lainnya bisa lebih selektif terhadap seluruh penumpang yang akan naik ke atas kapal.

Ia mengungkapkan, tarif subsidi untuk kapal perintis terbilang sangat terjangkau atau cukup murah jika dibandingkan angkutan umum lainnya yang beroperasi.

“Misalnya ke Waren saja cuma Rp 15.000 ke Dawai hanya Rp 20.000, jadi masa harga ojek lebih mahal dari harga tiket kapal perintis,” cetusnya.

Terhadap kondisi tersebut, ia berharap kesadaran penumpang yang ikut berlayar agar membeli tiket terlebih dahulu sebelum naik ke atas kapal.

Menurutnya, dengan memiliki tiket, masyarakat ataupun penumpang memiliki jaminan atau asuransi ketika terjadi sesuatu diatas kapal saat berlayar.

“Jadi harapan kami agar masyarakat bisa memiliki kesadaran penuh untuk membeli tiket,” ujarnya.

“Karena dengan memiliki tiket perjalan kita dijamin dan kedepan kita harapkan pemerintah bisa menghadirkan kapal yang lebih baik lagi untuk mengakomodir pelayaran masyarakat di wilayah pesisir hingga pelosok kampung-kampung,” pungkasnnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

BPS Pastikan Rekrutmen SE2026 Bukan Jalur CPNS, Fokus pada Data Ekonomi Akurat
Otomi Gwijangge Pimpin Penanaman Pohon, Wujudkan Program Gotong Royong Jumat Bersih
Polres Dogiyai Pastikan Nopison Tebai Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak
30 Anggota dan Sekretariat DPRK Lanny Jaya Tunjukkan Kepedulian bagi Warga Terdampak Konflik di Wamena
Polisi Lumpuhkan KKB Saat Lakukan Penyerangan terhadap Sopir Lintas di Jalur Dogiyai–Paniai
Penguatan Peran Bunda PAUD Papua Pegunungan, Pokja dan BPMP Gelar Pembekalan Jelang Pelantikan
Ones Pahabol: MBG Jadi Solusi Pengangguran dan Penggerak Ekonomi Papua Pegunungan
Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 06:55 WIT

BPS Pastikan Rekrutmen SE2026 Bukan Jalur CPNS, Fokus pada Data Ekonomi Akurat

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:18 WIT

Otomi Gwijangge Pimpin Penanaman Pohon, Wujudkan Program Gotong Royong Jumat Bersih

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:31 WIT

Polres Dogiyai Pastikan Nopison Tebai Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:41 WIT

30 Anggota dan Sekretariat DPRK Lanny Jaya Tunjukkan Kepedulian bagi Warga Terdampak Konflik di Wamena

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:02 WIT

Polisi Lumpuhkan KKB Saat Lakukan Penyerangan terhadap Sopir Lintas di Jalur Dogiyai–Paniai

Berita Terbaru