Warga Poom Hilang Terseret Arus di Pantai Hawa Berotabui, Tim SAR Biak Lakukan Pencarian

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIAK(25/1) – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Biak melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan menyusul laporan mengenai satu orang warga yang diduga terseret arus di Pesisir Perairan Pantai Hawa Berotabui, Kampung Poom, Distrik Yapen Utara, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Insiden yang dikategorikan sebagai kondisi membahayakan manusia ini menimpa Karlos Risyard Heipon, seorang pria berusia 40 tahun. Korban dilaporkan hilang saat tengah melakukan aktivitas penyelaman tradisional bersama adiknya pada Sabtu dini hari.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula pada Jumat malam (23/1) sekitar pukul 22.00 WIT. Korban dan adiknya ke laut untuk mencari ikan dengan metode menyelam tradisional di perairan pantai Hawa Berotabui. Namun, memasuki hari Sabtu (24/1) sekitar pukul 00.00 WIT, korban diduga mengalami kelelahan fisik saat berada di tengah perairan. Dalam kondisi terdesak, korban sempat meminta bantuan adiknya untuk mencari alat bantu apung ke daratan. Nahas, saat sang adik kembali ke titik lokasi dengan membawa alat apung, korban sudah tidak terlihat lagi di permukaan air. Upaya pencarian mandiri segera dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat sejak Sabtu pagi, namun keberadaan Karlos belum diketahui.

Laporan kejadian diterima Kantor SAR Biak melalui Victor Kapitarauw pada Sabtu (24/1) sore. Mengingat krusialnya waktu dalam operasi penyelamatan, Kantor SAR Biak segera melakukan koordinasi dan persiapan logistik. Minggu pagi (25/01) pukul 06.00 WIT, satu tim rescue Kantor SAR Biak diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB).

Kepala Kantor SAR Biak, Kundori, S.T., M.M mengonfirmasi bahwa Tim Rescue telah merespons laporan tersebut.
“Setelah menerima laporan resmi, kami segera menggerakkan tim rescue dari Biak menuju lokasi kejadian. Fokus utama kami adalah melakukan pencarian di titik terakhir korban terlihat,” ujar Kundori.

Untuk mengoptimalkan pencarian, Tim Rescue juga dibekali dengan peralatan selam untuk melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, tim tengah melakukan penyisiran di titik koordinat kejadian dengan fokus utama pada area pesisir Pantai Hawa Berotabui. Kondisi laut yang bergelombang sempat menjadi hambatan saat awal pergerakan tim rescue menuju lokasi kejadian, namun kondisi cuaca terus dipantau guna memastikan keselamatan tim selama operasi berlangsung.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya
Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah
Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara
Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran
Arsip Keluarga, Identitas dan Perlindungan Hukum: Pesan Sosialisasi di Mulia
Polresta Jayapura Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Satu Tersangka Diamankan
Polres Mimika Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Wanita yang Videonya Viral

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:39 WIT

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIT

Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:59 WIT

Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:36 WIT

Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:26 WIT

Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran

Berita Terbaru