ILAGA – Tokoh agama ketua Jemaat Eklesia Ilaga, Puncak, Pdt Lea P. Rumayau S.Th meminta kepada pasangan calon baik Calon Bupati-Wakil Bupati serta masa pendukung untuk menghargai tahapan penghitungan suara yang sedang berjalan.
“Kita tau pleno penghitungan suara di Puncak masih berjalan, maka mari kita hargai proses yang ada,” ujarnya.
Bila nantinya, kata Pendeta Lea, ada ketidakpuasan dalam pleno, maka yang harus dilakukan ialah ikut korodir yang ada di KPU.
“Kalau tidak terima hasil ada prosesnya, bukannya mau membenturkan masa pendukung, ” tegasnya.
Diriny juga meminta untuk masyarakat tidak terpancing dengan ajakan aksi sehingga menimbulkan bentrokan yang bisa mengganggu keamanan.
“Cukup sudah daerah lain bentrok karena Pilkada, cukup sudah ada yang korban, jangan lagi Ilaga, mari kita sama-sama dengan aparat jaga kota yang kita cintai ini tetap aman,” jelasnya.
Diakhir penyampaian pendeta Lea mengingat kepada semua pihak termasuk saudara yang bersebrangan ideologi untuk sama-sama menahan diri untuk tidak membuat aksi, mengingat saat ini seluruh umat Kristiani akan merayakan kelahiran Kristus pada 25 Desember mendatangkan.
“Jadikanlah Desember ini sebagai bulan sukacita, maka bersoraklah demi kemuliaan Yesus Kristus,” bebernya. (*)
NDUGA – Komandan Kodim (Dandim) 1706/Nduga Letkol Inf Ardian Kristiawan, S.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara…
DOGIYAI – Semangat kemerdekaan dan persatuan mewarnai pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka…
WAMENA– Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, memimpin upacara penurunan Sang Merah Putih sebagai bagian…
NDUGA – Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia berkobar di Kabupaten Nduga.…
KENEYAM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Nduga berlangsung…
TOLIKARA, Papua Pegunungan – Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos. memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun…