TNI-Polri Siap Kawal Perdamaian Adat di Puncak Jaya, 850 Personel Dikerahkan

- Penulis

Sabtu, 10 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA-Aparat Gabungan TNI – Polri siap mengamankan pelaksanaan acara perdamaian secara adat dengan belah kayu doli antara kedua kubu pendukung paslon bupati yang akan digelar di Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Senin, 12 Mei 2025.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Achmad Fauzan menegaskan kesiapan aparat keamanan gabungan TNI – Polri di  Puncak Jaya dalam mengamankan proses perdamaian secara adat dengan belah kayu doli itu.

“Persiapan kami yang ada di wilayah hukum Polres Puncak Jaya, aparat gabungan TNI – Polri, termasuk satgas-satgas yang ada kita maksimalkan,” kata Kapolres Achmad Fauzan usai rapat persiapan pengamanan perdamaian di Kantor Bupati Puncak Jaya, Sabtu, 10 Mei 2025.

Apalagi, menurut Kapolres, acara perdamaian secara adat yang akan dilakukan kubu pendukung paslon bupati nomor urut 1 dan nomor urut 2 itu, akan dihadiri oleh Forkompinda Provinsi Papua Tengah, baik gubernur, wakil gubernur, kapolda, danrem, DPR dan MRP Papua Tengah, sehingga membutuhkan pengamanan yang cukup ekstra.

“Artinya, bukan pengamanan masyarakat saja, tapi juga pengamanan VIP yang akan kita jalankan pada saat prosesi  belah doli ini,” ujarnya.

Untuk itu, dalam pengamanan acara perdamaian secara adat belah doli itu, akan melibatkan personel dari Polres dan BKO Brimob ada 450 personel dan TNI sekitar 400 personel.

“Saya lihat di wilayah Puncak Jaya, saya rasa cukup untuk pengamanan pada acara perdamaian kedua kubu ini,” jelasnya.

Kapolres berharap semua stakeholder bahwa kegiatan pelaksanaan acara perdamaian secara adat dengan belah kayu doli yang digelar Senin, 12 Mei 2025 dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib dan sesuai yang diharapkan.

“Tolong kedua kubu ini mematuhi apa yang sudah disepakati dan memberikan himbauan kepada masyarakat dari kubu 01 maupun 02 agar dalam tenggang waktu 3 hari ke depan, agar masyarakat tidak mondar-mandir di Kota Mulia ini agar jangan membawa alat perang atau alat perang, sehingga prosesi itu bisa lebih damai dan aman,”  katanya.

“Kepada korlab atau kepala perang kubu 01 maupun 02, tolong dipatuhi karena ini sudah kesepakatan dari kedua belah pihak dan pihak keamanan hanya mengawal dan mengamankan,”  imbuhnya.

Sekedar diketahui, dalam rapat ini, dihadiri Pj Bupati Puncak Jaya Yopi Murib, SE, MM, Kapolres Puncak Jaya, AKBP  Achmad Fauzan, Dandim 1714 Puncak Jaya Letkol Inf Irawan Setya Kusuma, Sekda H Tumiran dan para komandan satgas

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya
40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga
Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar
Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan
Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua
Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satpol-PP Puncak Jaya Raih Juara I Turnamen Voli Putra
Wabup Mus Kogoya: Sportivitas dan Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:09 WIT

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:42 WIT

40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:03 WIT

Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua

Berita Terbaru

betcio   jojobet   jojobet   jojobet   jojobet