Nduga Berduka: Kepergian Bupati Dinard Kelnea Tinggalkan Luka Mendalam di Tanah Papua
KENYAM, 17 Juli 2025 – Suasana haru dan tangis menyelimuti Kabupaten Nduga, saat jenazah Bupati Nduga, Dinard Kelnea, S.Sos, dimakamkan di kediamannya. Tangis pecah dari keluarga, sahabat, ASN, masyarakat, hingga para tokoh pemerintahan yang hadir dalam prosesi pemakaman kenegaraan yang berlangsung khidmat dan penuh rasa kehilangan.
Dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, pemakaman tersebut menjadi momen refleksi atas pengabdian seorang putra terbaik Papua yang telah menutup mata untuk selamanya.
Sosok Periang yang Mengayomi dan Menginspirasi
Dalam sambutannya, Dr. Ones Pahabol menyebut almarhum Dinard Kelnea sebagai pribadi yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, terutama rakyat Nduga. Ia dikenal sebagai pemimpin yang periang, mengayomi para junior, dan menghormati para seniornya serta sosok yang sangat peduli kepada masyarakat Nduga
“Alam Nduga hari ini berduka. Kita kehilangan salah satu putra terbaik yang telah memberikan hidupnya untuk membangun tanah ini,” ujar Ones dengan suara bergetar.
Tangis dan Doa Mengiringi Kepergian
Pemakaman yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting—termasuk anggota DPR RI Paulus Ubruangge, Bupati Puncak Papua Tengah, Forkopimda, serta masyarakat dari berbagai kalangan—berlangsung dalam suasana penuh isak tangis dan kesedihan mendalam.
Dr. Ones menyampaikan pesan menyentuh kepada para mama-mama Papua, yang telah melahirkan generasi penerus seperti Dinard Kelnea. Ia percaya bahwa meski satu Ronal (panggilan akrab almarhum) telah pergi, akan lahir banyak Ronal lainnya dari Nduga yang akan membawa berkat bagi Nduga, Tanah Papua dan Indonesia.
“Kami kehilangan tokoh dan generasi yang berkontribusi dalam pembangunan di Tanah Papua. Tapi kami percaya Tuhan akan terus memberkati Nduga,” tuturnya.
Penghormatan Terakhir untuk Sang Pemimpin
Mewakili pemerintah dan pribadi, Wakil Gubernur Papua Pegunungan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada almarhum dan keluarga atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.
“Satu pergi hari ini, tapi semangatnya akan terus hidup dalam jiwa-jiwa muda Nduga. Terima kasih, Ronal. Terima kasih atas cinta dan perjuanganmu untuk tanah ini.”Tutupnya
WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…
Mulia, 3 September 2026 — Dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2026 kembali…
WAMENA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan…
Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…
Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura dua periode (2011–2016 dan 2017–2022), Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengapresiasi kehadiran…