Daerah

STT Arastamar Wamena: Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian untuk Tanah Papua

Wamena, 18 November 2025 — Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur pendidikan di wilayah Pegunungan Papua, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Wamena terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang siap melayani di pedalaman. Selama dua hari, 18–19 November 2025, kampus ini menggelar Ujian Tesis, Skripsi, Jurnal penelitian dan Ujian proposal bagi mahasiswa Strata 1 dan Strata 2 dari lima program studi unggulan.

Kegiatan ini berlangsung di lingkungan kampus STT Arastamar Wamena dan menjadi bagian dari agenda akademik rutin yang sangat penting dalam menentukan kelulusan mahasiswa. Ujian ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi tolok ukur kualitas proses pendidikan yang dijalani mahasiswa selama bertahun-tahun.

Lima Program Studi, Satu Visi Pelayanan

Ketua STT Arastamar Wamena, Dr. Sensius Amon Karlau, M.Pd.K., menjelaskan bahwa ujian akhir ini diikuti oleh mahasiswa dari lima program studi, baik jenjang sarjana maupun magister. Kelima program tersebut adalah:

– Program Studi Teologi (S.Th): Fokus pada pembentukan pemimpin rohani yang memahami teologi kontekstual dan mampu melayani di tengah masyarakat multikultural.
– Program Studi Pendidikan Agama Kristen (S.Pd): Menyiapkan tenaga pendidik yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai iman dalam proses pembelajaran.
– Program Studi Sosiologi Agama: Mengkaji dinamika sosial dalam perspektif iman Kristen, dengan fokus pada pelayanan masyarakat.
– Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Membentuk pendidik yang peka terhadap perkembangan anak usia dini, terutama di wilayah terpencil.
– Program Magister Pendidikan Agama Kristen (M.Pd): Program unggulan yang menekankan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat secara kontekstual dan berdampak.

“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa proses akademik di kampus ini berjalan dengan baik. Mahasiswa yang mengikuti ujian akhir hari ini adalah hasil dari proses panjang yang kami banggakan,” ujar Dr. Sensius.

Ia menambahkan bahwa setiap program studi memiliki kekhususan dalam kurikulum dan tugas akhir yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Hal ini menjadi bagian dari strategi kampus untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Papua.

Ujian Ilmiah, Langkah Menuju Pelayanan Nyata

Ketua Panitia Ujian, Verawati Dosmaria Samosir, M.Th., M.Pd., menyampaikan bahwa ujian kali ini diikuti oleh:

– 8 mahasiswa magister yang mengikuti ujian tesis
– 28 mahasiswa untuk ujian proposal
– 19 mahasiswa untuk ujian skripsi

Jumlah ini masih bisa bertambah seiring dengan proses verifikasi administratif yang terus berjalan. Ia menekankan pentingnya integritas akademik dalam setiap produk ilmiah yang diuji.

“Kami berharap semua karya ilmiah yang diuji bisa dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman,” ujarnya.

Ujian tidak hanya dilakukan di ruang kelas

, tetapi juga melibatkan simulasi dan praktik lapangan, sesuai dengan pendekatan kontekstual yang menjadi ciri khas STT Arastamar Wamena.

Pendidikan untuk Pedalaman, Dari Papua untuk Papua

STT Arastamar Wamena memiliki visi yang kuat: menjadi perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan unggul dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di wilayah pedesaan dan pedalaman Papua. Visi ini bukan sekadar slogan, tetapi telah diwujudkan melalui kehadiran para alumni di berbagai pelosok Papua.

“Kami bangga karena banyak lulusan kami kini menjadi ASN, pelayan gereja, guru, dan penggerak sosial di berbagai wilayah. Tapi fokus utama kami tetap pada pelayanan di pedesaan dan pedalaman Papua,” tegas Dr. Sensius.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh program studi di STT Arastamar Wamena telah terakreditasi oleh BAN-PT dan LAMDIK, menjadikan kampus ini sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang terpercaya di wilayah Papua Pegunungan.

Kolaborasi dan Konsistensi

Keberhasilan pelaksanaan ujian ini tidak lepas dari kerja sama antara dosen, staf administrasi, dan seluruh elemen kampus. Persiapan dilakukan secara konsisten dalam beberapa minggu terakhir, mulai dari penyusunan jadwal, pendampingan mahasiswa, hingga penyediaan fasilitas ujian.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik yang bermakna dan siap menghadapi tantangan di dunia nyata,” ujar Verawati.

Dengan semangat pelayanan dan dedikasi tinggi, STT Arastamar Wamena terus melangkah maju, menjadi pelita pendidikan di tengah keterbatasan, dan membuktikan bahwa dari Wamena, lahir pemimpin-pemimpin yang siap melayani dengan hati.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Merah Putih Berkibar di Habitat Hiu Paus, Papua Tengah Kenalkan Pesona Bahari ke Dunia

NABIRE – Di tengah birunya perairan Teluk Cenderawasih, Merah Putih berkibar gagah di kawasan wisata…

6 jam ago

TNI-Polri Intensifkan Patroli Dialogis, Jaga Puncak Jaya Aman Jelang HUT RI ke-81

PUNCAK JAYA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, aparat gabungan…

6 jam ago

Papua Pegunungan Gelar Jalan Santai Bersama Masyarakat

Wamena, 14 Agustus 2026 — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

9 jam ago

Puncak Jaya Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Gerak Jalan

Mulia, 14 Agustus 2026 – Suasana Kabupaten Puncak Jaya semakin meriah dalam menyambut Hari Ulang…

9 jam ago

Sopir Lintas Dogiyai Ditusuk OTK, Polisi Selidiki Pelaku

DOGIYAI – Seorang sopir mobil lintas berinisial AR (39) mengalami luka tusuk di bagian bahu…

9 jam ago

Maraton Meriah di Nduga, Semangat Kemerdekaan Tak Padam

NDUGA, Jumat 14 Agustus 2026 — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81…

10 jam ago
marsbahis   grandpashabet   casibom