NABIRE – Semarak peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026 di Papua Tengah diisi dengan kegiatan yang tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga mendorong peningkatan kemampuan dan kreativitas anggota Bhayangkari. Kegiatan ini digelar di ruang aula lantai II Polda Papua Tengah, Kamis (8/10/2026).
Pengurus Daerah Bhayangkari Papua Tengah menggelar Lomba Membaca SKEP dan Lomba Video Kreatif. Kedua perlombaan tersebut menjadi ruang bagi anggota Bhayangkari untuk mengasah kemampuan, menuangkan ide kreatif sekaligus membangun kepercayaan diri.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Tengah, Ny. Yuhanna Gustav Urbinas. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa semangat HKGB tidak hanya berbicara tentang perayaan, tetapi juga tentang bagaimana Bhayangkari terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi maupun keluarga besar Polri.
Menurutnya, perlombaan yang digelar bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi kesempatan bagi setiap peserta untuk belajar, berani mencoba, serta saling memberikan inspirasi.
“Jangan melihat perlombaan ini hanya dari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang paling penting adalah keberanian untuk belajar, mencoba dan menunjukkan kemampuan. Setiap karya yang lahir hari ini adalah bagian dari proses kita untuk menjadi Bhayangkari yang semakin percaya diri, kreatif dan mampu memberikan energi positif bagi organisasi,” ujar Ny. Yuhanna.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan momentum HKGB ke-74 sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan. Menurutnya, perbedaan kemampuan maupun latar belakang bukan menjadi batas untuk berkembang, melainkan menjadi kekuatan ketika seluruh anggota saling mendukung.
“Kita boleh berkompetisi dalam perlombaan, tetapi hati kita tetap satu sebagai keluarga besar Bhayangkari. Mari jadikan setiap kegiatan sebagai ruang untuk saling menguatkan, bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun kebersamaan dan persaudaraan,” katanya.
Ny. Yuhanna berharap semangat kreativitas yang ditampilkan dalam lomba video maupun kemampuan yang ditunjukkan dalam lomba membaca SKEP tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Ia mendorong anggota Bhayangkari untuk terus mengembangkan potensi dan berani menghasilkan karya-karya positif.
“Bhayangkari harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Kreativitas, kemampuan berkomunikasi dan kepercayaan diri adalah bagian dari kekuatan kita. Karena itu, jangan takut untuk berkarya dan jangan takut menunjukkan kemampuan terbaik,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Lomba Membaca SKEP diikuti sebanyak 18 peserta, sedangkan Lomba Video Kreatif diikuti delapan peserta. Para peserta tampil dengan kemampuan dan kreativitas masing-masing, menciptakan suasana perlombaan yang berlangsung penuh antusias.
Lomba Membaca SKEP menjadi wadah untuk menguji kemampuan peserta dalam memahami sekaligus menyampaikan isi SKEP secara tepat, jelas dan percaya diri. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk membangun ketelitian dan pemahaman terhadap aturan serta ketentuan organisasi.
Sementara itu, Lomba Video Kreatif memberikan ruang yang lebih luas bagi peserta untuk mengembangkan gagasan melalui media visual. Peserta ditantang menyajikan ide secara kreatif, menarik dan edukatif sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.
Peringatan HKGB ke-74 Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum bagi Bhayangkari Papua Tengah untuk terus memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kreativitas serta mengambil peran positif dalam mendukung keluarga, organisasi Polri dan masyarakat.
Penulis : Gin
Editor : Buendi
Sumber Berita: Polda Papua Tengah















