Daerah

Seleksi Sekda Papua Pegunungan Tuntas, Tinggal Menunggu Keputusan Presiden

Wamena, 30 Juli 2026 – Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Provinsi Papua Pegunungan kini memasuki tahapan akhir. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan tinggal menunggu keputusan Presiden setelah seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan nasional telah diselesaikan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Pegunungan, Elias Wenda, mengatakan seluruh proses seleksi Sekda telah dilaksanakan secara bertahap sesuai prosedur dan mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Seleksi Sekda ini sudah berjalan sesuai tahapan. Semua prosedur telah kami laksanakan dan saat ini prosesnya tinggal menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” ujar Elias di Wamena, Kamis (29/7/2026).

Ia mengungkapkan, pelaksanaan seleksi terbuka Sekda Provinsi Papua Pegunungan bahkan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Dari enam Daerah Otonom Baru (DOB) di Tanah Papua, Papua Pegunungan menjadi provinsi kedua yang berhasil menyelenggarakan seleksi terbuka Sekretaris Daerah secara tuntas.

“Papua Selatan menjadi provinsi pertama yang melaksanakan seleksi terbuka Sekda, sedangkan Papua Pegunungan menjadi yang kedua. Sementara beberapa provinsi DOB lainnya masih belum melaksanakan tahapan tersebut. Atas capaian itu kami mendapat apresiasi dari Sekretariat Kabinet,” jelasnya.

Menurut Elias, setelah Panitia Seleksi menetapkan tiga nama calon Sekda, Gubernur Papua Pegunungan telah mengusulkan hasil seleksi tersebut kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Dalam Negeri.

Usulan tersebut telah diteruskan ke Sekretariat Kabinet sejak 29 Mei 2026 untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Surat usulan dari Kementerian Dalam Negeri telah masuk ke Sekretariat Kabinet pada 29 Mei 2026. Selanjutnya proses berada di tingkat pusat sesuai standar operasional yang berlaku,” katanya.

Elias menjelaskan, setelah dokumen diterima di Sekretariat Kabinet, dilakukan serangkaian verifikasi oleh Tim Tujuh, yang bertugas melakukan pemeriksaan administrasi, rekam jejak, integritas, serta berbagai aspek lainnya terhadap para calon Sekda.

Tim tersebut juga melakukan penelusuran informasi dari berbagai instansi terkait, termasuk terhadap rekam jejak kinerja selama menjabat di instansi sebelumnya, kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan, hingga hasil koordinasi dengan lembaga-lembaga yang berwenang.

“Semua rekam jejak para peserta diperiksa secara menyeluruh. Tim melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek, termasuk integritas, kinerja, serta informasi dari instansi terkait. Hasil pemeriksaan itu kemudian menjadi bahan pertimbangan Presiden dalam menetapkan Sekretaris Daerah definitif,” jelas Elias.

Ia menambahkan, berdasarkan koordinasi terakhir dengan pihak Sekretariat Kabinet, proses administrasi masih terus berjalan dan saat ini berada pada tahapan pembahasan di tingkat Presiden.

“Posisi saat ini tinggal menunggu keputusan Presiden. Kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan hingga saat ini prosesnya masih berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Elias juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat. Bahkan, Gubernur Papua Pegunungan telah melakukan koordinasi langsung setelah menerima komunikasi dari jajaran pemerintah pusat guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersyukur karena seluruh proses seleksi telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Hal itu menunjukkan bahwa pelaksanaan seleksi dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan kini tinggal menunggu hasil akhir berupa Keputusan Presiden terkait penetapan Sekretaris Daerah definitif. Kami berharap seluruh proses dapat segera diselesaikan sehingga roda pemerintahan dapat semakin optimal dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Elias.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Tokoh Papua Pegunungan Dopen Wakerkwa Minta Kritik Ismail Asso Disertai Data dan Solusi, Bukan Sekadar Pernyataan dari Jakarta

WAMENA – Tokoh dan intelektual Papua Pegunungan, Dopen Wakerkwa, SH, menyayangkan sikap salah satu anggota…

4 jam ago

Polres Nduga Gelar Pembinaan Mental dan Rohani, Personel Didorong Perkuat Iman dan Integritas dalam Melayani Masyarakat

NDUGA – Jajaran Polres Nduga terus memperkuat kesiapan mental dan rohani personel sebagai bagian dari…

23 jam ago

Seleksi PAG dan SBP Polri 2026 Dimulai, Peserta di Papua Tengah Teken Pakta Integritas untuk Proses Bersih, Transparan, dan Akuntabel

Nabire - Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri T.A. dan Sekolah…

23 jam ago

Kapolda Papua Tengah Kirim 43 Jenis Obat dan Vitamin ke Beoga, Wujudkan Kepedulian terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pedalaman

Puncak – Kebutuhan obat-obatan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah. Untuk…

23 jam ago

Pemerintah Papua Pegunungan Bersama TNI-Polri dan Forkopimda Gelar Rakor Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

WAMENA — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama jajaran TNI-Polri dan pemerintah kabupaten memperkuat koordinasi untuk…

1 hari ago

BTM Kukuhkan PAC PDI Perjuangan Jayapura, Ingatkan SK Adalah Mandat untuk Bekerja dan Melayani Rakyat

JAYAPURA-Ketua DPD Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Provinsi Papua, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengukuhkan…

1 hari ago