Papua

Selamat Tapi Kehilangan: Warga Sarawandori Bertahan di Tengah Longsor

Serui, Kepulauan Yapen — Pagi yang tenang di Kampung Sarawandori Satu, Distrik Kosiwo, berubah menjadi kepanikan saat tanah longsor menerjang dua titik pemukiman warga, Selasa (26/08/2025) pukul 06.30 WIT. Meski tak ada korban jiwa, bencana ini meninggalkan luka mendalam: dua rumah rusak berat, tiga lainnya mengalami kerusakan sedang, dan akses jalan lumpuh total.

Longsor yang melanda RT 1 dan RT 2 disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah kampung tersebut. Warga hanya bisa bersyukur karena kejadian berlangsung pagi hari, saat semua penghuni rumah masih terjaga.

“Kami sangat bersyukur karena semua keluarga selamat. Kejadian ini sangat mendadak, tapi kami bersyukur karena semua selamat,” ujar Obaja, salah satu warga yang rumahnya terdampak.

Namun, di balik rasa syukur, tersimpan harapan besar. Masyarakat meminta bantuan dari pemerintah daerah dan provinsi, terutama alat berat untuk membersihkan timbunan longsor berupa karang dan batu yang memutus jalur vital antara Kampung Sarawandori Satu dan Dua.

“Kampung kami juga merupakan tujuan wisata. Jika akses terputus, tentu akan berdampak pada perekonomian warga,” ungkap tokoh masyarakat Pdt. Lukas Takanyuai.

Pemerintah daerah telah merespons cepat dengan mengirim dua unit alat berat ke lokasi. Namun, tantangan belum selesai. Jaringan listrik PLN di Sarawandori Satu dan Dua juga terputus akibat longsor, menambah beban warga yang kini hidup dalam gelap dan keterbatasan.

Kini, masyarakat Sarawandori menanti uluran tangan lebih lanjut. Bukan hanya untuk membangun kembali rumah mereka, tapi juga untuk memulihkan harapan yang sempat terkubur bersama batu-batu longsor.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Resmi Bergabung, 11 Anggota DPR Papua Pegunungan Jalur Otsus Ucapkan Sumpah dan Janji untuk Sisa Masa Jabatan 2024–2029

WAMENA, 19 Oktober 2026 – Sebanyak 11 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Pegunungan…

55 menit ago

Sinergi Empat Provinsi Dorong Ekonomi Syariah, Papua Catat Kemajuan Positif

JAKARTA, 14 Oktober 2026 — Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Papua menunjukkan capaian…

1 jam ago

Dari Jalan Raya ke Lapangan Upacara, Kapolda Papua Tengah Tunjukkan Kepedulian Polri terhadap Pendidikan dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

NABIRE –Ada pemandangan berbeda di lingkungan SMP Negeri 1 Nabire dan SMA Negeri 1 Nabire,…

2 jam ago

Buka Raker FOCIM Kota Jayapura, BTM Ingatkan FOCIM Untuk Berikan Perubahan

JAYAPURA-Setelah dilakukan pelantikan pada 25 September lalu, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International…

4 jam ago

Pesan Firman Tuhan di Gereja GPSDI Kristus Ajaib: Kapolres Dogiyai Ingatkan Bahaya Kepahitan dan Pentingnya Toleransi Antarumat

DOGIYAI – Kapolres Dogiyai Kompol Dr. Pieter Kendek memimpin ibadah Minggu Kasih di Gereja GPSDI…

6 jam ago

Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis

NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di depan Pos…

22 jam ago