Sejumlah Pemuda Pertanyakan Kasus Dokumen Palsu Saat Debat Kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua

- Penulis

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Debat Publik kedua Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2024, yang berlangsung di Suni Hotel Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (08/11/2024) malam, diwarnai aksi damai yang dilakukan sejumlah pemuda yang mempertanyakan kasus dugaan dokumen palsu yang dilakukan oleh salah satu calon wakil gubernur inisial YB.

Sekelompok pemuda ini membentangkan spanduk dan baliho yang diantaranya “YB palsukan dokumen untuk menjadi Cawagub ” lalu “Apa kabar Kapolda dan Bawaslu!”.

Koordinator aksi damai, Benyamin Gurik kepada wartawan mengatakan, aksi ini sebagai bentuk protes kepada penyelenggara Pemilu dalam hal ini Bawaslu Papua, yang tetap meloloskan seorang calon wagub untuk ikut debat kedua, padahal sudah terang benderang yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana pemalsuan dokumen.

“Kalau Kamaruddin Watubun berteriak keras saat rapat dengan Mendagri, terkait rekaman suara Pj Wali Kota yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Sedangkan hari ini sudah terbukti dengan jelas, kalau ada salah satu Cawagub yang menggunakan dokumen palsu. Ini kan jelas pidana murni, namun proses tahapan ini (hingga debat publik,red) tetap berlanjut,” kata Benyamin.

“Sehingga kami meminta Bawaslu dan semua pihak terkait untuk meninjau kembali. Kalau memang orang ini tidak memenuhi syarat, jangan dipaksakan. Ini kan hanya untuk hawa nafsu politik sehingga harus merekayasa dokumen orang lain,” sesalnya.

Lanjut Benyamin, akibat pemalsuan dokumen, pemilik asli surat keterangan yang dipalsukan, Samuel Fritsko Jenggu tidak bisa mengikuti tes calon anggota DPR Papua jalur pengangkatan karena terganjal surat keterangan yang awalnya ada, kini sudah tidak terdaftar lagi, atau tidak bisa dikeluarkan dari Pengadilan Negeri Jayapura.

Ia mengatakan, Samuel Jenggu merasa menjadi korban karena dua surat keterangan yang awalnya bisa digunakan, kini sudah tidak terdaftar lagi, sementara ia masih memerlukannya untuk mendaftar sebagai calon Anggota DPR Papua lewat jalur pengangkatan.

Pasalnya dua surat keterangan yang dipalsukan yaitu Surat Keterangan Tidak Sedang Dicabut Hak Pilihnya Nomor: 539/SK/HK/08/2024/PN-JAP, dan Surat Keterangan Tidak Pernah Sebagai Terpidana Nomor: 540/SK/HK/08/2024/PN-JAP.

“Semua pihak kami minta bersikap adil karena ini ada orang yang dirugikan. Penyelenggaara harusnya bersikap jujur dan adil bahwa ada calon yang telah merugikan orang lain. Ini debat pertama debat kedua yang bersangkutan tetap jalan.Padahal kasus ini kami sudah laporkan dari awal,” tegasnya.

“Kami berharap Bawaslu dan Kepolisian harus menindak tegas. Ini ada pemalsuan dokumen, tapi kok dibiarkan. Kepolisian harus tindak tegas, tingkatkan jadi tersangka, karena jelas ada korbannya,” pinta Benyamin.

Untuk diketahui, Debat publik kedua diikuti dua pasangan calon gubernur wakil gubernur, pasangan nomor urut 1, Benhur Tomi Mano – Yermias Bisay (BTM-Yes), nomor urut 2 Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (Mari-Yo). (*)

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Bupati Nduga Serahkan SK CPNS Formasi 2024 pada Momentum HUT RI ke-81
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Apresiasi Paskibraka di Resepsi Kenegaraan
BPN Papua dan Kantah Jayawijaya Lakukan Pengambilan Sampel Data NPGT
Dandim Nduga, Letkor Inf. Ardian Kristiawan Pimpin Penurunan Merah Putih di Nduga
Dogiyai Rayakan HUT RI ke-81 dengan Khidmat dan Semangat Persatuan
Penurunan Bendera, Wakil Gubernur Papua Pegunungan: Dukungan Masyarakat Jaga Perayaan HUT RI Tetap Kondusif
HUT RI di Nduga Berjalan Lancar, Dandim Ardian Kristiawan: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Persatuan dan Karya Nyata
Upacara Bendera HUT RI di Nduga Berjalan Khidmat dan Lancar, Bupati Yoas Beon: Kedamaian Harus Terus Diwujudkan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:14 WIT

Bupati Nduga Serahkan SK CPNS Formasi 2024 pada Momentum HUT RI ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:27 WIT

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Apresiasi Paskibraka di Resepsi Kenegaraan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:14 WIT

BPN Papua dan Kantah Jayawijaya Lakukan Pengambilan Sampel Data NPGT

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:30 WIT

Dandim Nduga, Letkor Inf. Ardian Kristiawan Pimpin Penurunan Merah Putih di Nduga

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:18 WIT

Dogiyai Rayakan HUT RI ke-81 dengan Khidmat dan Semangat Persatuan

Berita Terbaru

betcio   betcio   betcio   onwin   onwin   betgaranti   betgaranti   betgaranti   spinco   betebet   betebet   betebet   onwin   betebet   betebet   betgaranti   betganrati   betgaranti   spinco   betgaranti   betgaranti   betgaranti   betgaranti   betgaranti   betebet   betebet   onwin   betebet   betebet   betebet   casibom   onwin   betpipo   marsbahis   grandpashabet   casibom