Satu Dekade GIK, Indonesia Art Movement Suguhkan Tradisi Budaya Bakar Batu

- Penulis

Sabtu, 6 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Galeri Indonesia Kaya #GIK1Dekade merayakan hari jadinya yang ke 10 tahun yang jatuh pada 10 Oktober 2023 yang lalu, Galeri Indonesia Kaya mengadakan program “#GIK1Dekade: Kado Untuk Sanggar”

Program ini membuka kesempatan bagi sanggar dari berbagai wilayah di Indonesia untuk dibina dan memperkenalkan salah satu seni pertunjukan dari daerah asal masing-masing yang dikemas dengan balutan budaya tradisonal dalam sorotan modern.

Indonesia Art Movement satu dari 10 sanggar seni terpilih memperkenalkan upacara “Bakar Batu” dalam program #GIK1Dekade.

Presiden Indonesia Art Movement Muhammad Ilham Mustain Murda mengatakan bahwa program #GIK1Dekade diadakan dengan tujuan memberikan dorongan kepada seniman muda untuk berkembang dan mewujudkan potensi mereka dalam dunia seni tari Indonesia,

“Lebih dari 400 pendaftar telah melalui proses seleksi yang ketat, dimana kurasi dilakukan dengan teliti. Dari ratusan pendaftar tersebut, 10 sanggar seni terpilih, termasuk Indonesia Art Movement, akan mewakili tanah Papua dalam program tersebut. Dan ini suatu kehormatan bagi kami,” ujarnya di Kota Jayapura, Kamis (4/4)

Dia menjelaskan, Bakar Batu adalah sebuah pertunjukkan yang mempersembahkan tradisi dari suku Dani Lembah Baliem. Ritual Bakar Batu memiliki beragam tujuan, termasuk bersyukur, bersilaturahmi, menyambut kebahagiaan, perkawinan adat, penobatan kepala suku, atau untuk mempersiapkan prajurit perang. Dalam tradisi ini, suku Dani terutama yang berada di pedalaman Papua, menggunakan metode Bakar Batu untuk memasak makanan.

“Pertunjukan Bakar Batu Ini berlangsung pada 23 Maret lalu. Pertunjukkan ini membawa penonton melalui tiga langkah utama yaitu persiapan, memasak daging ayam dan ubi dan makan bersama. Diiringi dengan koreografi yang indah dan musik tradisional yang menghentak, Bakar Batu memvisualisasikan proses persiapan, termasuk pengumpulan batu dan kayu bakar dengan megah,” terang Iam

Lanjutnya, Proses memasak daging ayam dan ubi diatas batu panas dipersembahkan dengan gerakan tari yang penuh makna. Puncak dari pertunjukkan adalah ketika momen makan bersama, dimana kebersamaan, kegembiraan dan kehangatan di rayakan melalui gerakan tari yang bersatu. “Bakar Batu” bukan hanya sekedar tarian, melainkan pengalaman artistic yang mengajak penonton untuk melihat keindahan dan makna dalam kehidupan suku Dani Lembah Baliem di Papua.

“Pada pertunjukan ini Indonesia Art Movement bekerja sama dengan mahasiswa asli Lembah Baliem yang sedang merantau atau menuntut ilmu di Kota Jayapura,” imbuhnya.

Dia menambahkan, Para seniman berbakat dalam pertunjukkan ini tidak hanya berasal dari Indonesia Art Movement, tetapi beberapa mahasiswa dari asrama, termasuk: Asrama Nayak 1, Asrama Nayak 2, Asrama Nayak 3, Asrama Wewanap dan Keluarga Besar ELIMA. Mereka bersatu dalam semangat untuk mempersembahkan kebudayaan Lembah Baliem melalui pertunjukkan “Bakar Batu” ini.

“Selain pertunjukkan Bakar Batu, acara ini juga menampilkan live mural, noken, dan pameran karya-karya anggota Indonesia Art Movement, yang akan menambah kekayaan pengalaman seni penonton dan juga ada buka puasa bersama,” pungkasnya. (Ikbal Asra)

Penulis : Ikbal

Editor : Buendi

Berita Terkait

Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis
Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi
Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua
Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif
Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah
Empat Pokja TP-PKK Lanny Jaya Jalankan Program Nyata dari Pembinaan Karakter hingga Pencegahan Stunting
Kapolres Piter Kendek Tekankan Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi, Semua Elemen Masyarakat Harus Bersinergi Jaga Dogiyai Kondusif
Kebakaran Enam Hektare di Wesaput Berhasil Dipadamkan, Polisi Imbau Warga Waspada

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:56 WIT

Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:36 WIT

Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:27 WIT

Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:46 WIT

Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:16 WIT

Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah

Berita Terbaru