Satgas Rajawali Mambri dan Damai Cartenz Tindak Tegas Anggota KKB di Nabire

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE – Satgas Rajawali Mambri dan Satgas Damai Cartenz berhasil melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari kelompok Kodap III D Dulla pimpinan Aibon Kogoya di wilayah Bukit Signal sekitar Kali Pepaya, Kabupaten Nabire, pada hari Senin, 16 Maret 2026.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., ketika ditanya awak media, menyampaikan bahwa dalam kejadian tersebut, Satgas Rajawali Mambri dan Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu anggota KKB bernama Hurbianus Mirip meninggal dunia (MD), yang diketahui masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Tengah.

“Hurbianus Mirip merupakan anggota KKB Kodap III D Dulla yang telah masuk dalam daftar pencarian orang sejak 2025 karena diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di wilayah Nabire dan Paniai,” ungkap Kasatgas Humas.

Lebih jelasnya dikatakan Kombes Pol. Yusuf, Hurbianus Mirip diduga terlibat dalam aksi pembunuhan terhadap dua personel Brimob pada 13 Agustus 2025 yang disertai perampasan dua pucuk senjata api jenis AK-101. Selain itu, kelompok tersebut juga diduga melakukan penembakan terhadap masyarakat dan aparat di wilayah Kali Semen pada 17 Oktober 2025.

Kelompok ini juga tercatat melakukan aksi pemalangan di ruas Jalan Trans Nabire–Paniai KM 58 pada 20 Oktober 2025 serta terlibat dalam kontak tembak dengan aparat keamanan di kawasan Bukit Doa pada 27 November 2025.

Tidak hanya itu, kelompok tersebut juga melakukan penyerangan terhadap pos pengamanan TNI di area PT Kristalin pada 21 Februari 2026 yang menyebabkan satu personel TNI dan satu warga sipil meninggal dunia serta perampasan tiga pucuk senjata api.

Selain aksi kekerasan bersenjata, kelompok tersebut juga diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap seorang anggota kepolisian, yakni BRIPDA Kanza A. Mampioper yang terjadi di Pasar Enarotali (PLN Lama), Kabupaten Paniai. Dalam kejadian tersebut korban mengalami luka pada dada kanan, luka sobek di bagian belakang kepala, serta luka pada telapak tangan kanan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aparat keamanan akan terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Papua dari berbagai ancaman kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata.

“Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satgas Rajawali Mambri akan terus menjaga keamanan masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif dari berbagai aksi kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di Provinsi Papua Tengah khususnya di Kabupaten Nabire serta segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” kata Wakaops.

Aparat keamanan memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di sejumlah wilayah Papua Tengah guna menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Satgas Operasi Damai Cartenz

Berita Terkait

Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024
Golkar Kota Jayapura Gelar Pelantikan Akbar, Abisai Rollo Tegaskan Konsolidasi Harus Menyentuh Distrik, Kelurahan, dan Kampung
60 Petani dan Warga Hadiri Penguatan Ketahanan Pangan di Wonorejo, Pemerintah Dorong Peran Adat dan Kelompok Tani
Polres Intan Jaya, Pemkab dan Kejari Nabire Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penanganan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
Polres Puncak Jaya Serahkan Bantuan Sembako kepada Tokoh Agama
FEKDI x IFSE 2026: Papua Torehkan Prestasi Nasional, Digitalisasi dan Pengendalian Inflasi Makin Diperkuat
Pemkab Mamberamo Tengah Siapkan Strategi Aktifkan Semua TK/PAUD Demi Akses Pendidikan Berkualitas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:11 WIT

Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 - 07:26 WIT

Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024

Sabtu, 26 September 2026 - 07:14 WIT

Golkar Kota Jayapura Gelar Pelantikan Akbar, Abisai Rollo Tegaskan Konsolidasi Harus Menyentuh Distrik, Kelurahan, dan Kampung

Sabtu, 26 September 2026 - 06:54 WIT

60 Petani dan Warga Hadiri Penguatan Ketahanan Pangan di Wonorejo, Pemerintah Dorong Peran Adat dan Kelompok Tani

Jumat, 25 September 2026 - 23:43 WIT

Polres Intan Jaya, Pemkab dan Kejari Nabire Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penanganan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Berita Terbaru