Daerah

Ribka Haluk: PSU Papua Harus Jadi Contoh Pelaksanaan Demokrasi yang Baik

Jakarta- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk memberikan atensi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua berserta jajarannya untuk mensukseskan jalannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Papua yang akan dilaksanakan pada pada tanggal 6 Agustus mendatang.

“Satu-satunya provinsi yang belum sukses pilkadanya Papua, sehingga ini betul-betul menjadi atensi kami, sehingga laksananya bisa berjalan dengan baik,” kata Ribka saat memimpin Rapat Pemungutan Suara Ulang (PSU) terhadap Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 di Provinsi Papua. Acara ini berlangsung secara virtual dari Gedung Pusat Kemendagri Jakarta, Selasa (22/4/205).

Selain arahan mensukseskan PSU, Ribka juga akan melakukan review ulang terhadap usulan anggaran PSU yang diajukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cendrawasih dan Sekda Pemprov Papua. Dirinya menegaskan, tidak semua usulan anggaran akan disetujui, pasalnya saat ini pemerintah pusat tengah melakukan efisiensi anggaran.

“Kami harap tidak pembiayanya tidak membengkak, jadi mohon maaf sekali nanti kami akan rasionalisasi, kita akan bicarakan bersama kira-kira nominalnya berapa yang real yang akan dibutuhkan oleh pihak Polda dan juga Pangdam,” tegasnya.

Tidak hanya masalah anggaran, Ribka juga optimistis pelaksanaan PSU di Papua akan berlangsung aman. Sebab, masyarakat Papua sudah memiliki wawasan dan edukasi yang luas tentang politik. Sehingga, ini akan jadi modal dasar yang dapat dimanfaatkan agar semua pelaksanaan PSU berjalan kondusif.

Di sisi lain, untuk dapat meminimalisir terjadinya konflik. Ribka juga mengimbau, kepada Pemprov Papua untuk merangkul semua pihak terutama tokoh-tokoh Adat.

“Jadi, untuk masalah keamanan bukan hanya terletak pada Polda atau apa namanya Pangdam, tapi kita gerakan juga para tokoh adat, kemudian tokoh gereja dan seterusnya sehingga potensi dari konflik ini diminimalisir,” ujarnya.

Selanjutnya, Ribka juga menyampaikan, arahan Presiden Prabowo Subianto terkait tentang penggunaan dana PSU. Dirinya menjelaskan, semua pembiayaan PSU harus berdasarkan standar yang telah ditetapkan. Sebab Presiden, lanjut Ribka telah menginstruksikan agar dana lebih harus dikhususkan untuk pembiayaan di bidang pendidikan dan kesehatan. Hal ini juga sejalan dengan semangat efisiensi anggaran.

“Betul-betul Pak Presiden mengharapkan ada dana-dana yang dikhususkan untuk program-program yang lebih penting dalam hal ini di bidang pendidikan dan kesehatan,” pungkasnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

PANIAI – Kepolisian Resor (Polres) Paniai menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi bersama Pemerintah Daerah (Pemda)…

7 jam ago

74 Tahun Masuknya Gereja Katolik di Sugapa, Polres Intan Jaya Hadir Mendukung Perayaan dengan Semangat Kebersamaan

INTAN JAYA – Kepolisian tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga mengambil bagian dalam…

7 jam ago

Sekda Elai Giban Tekankan Disiplin ASN dan Penertiban Aset dalam Apel Pagi Pemprov Papua Pegunungan

WAMENA, 19 Oktober 2026 – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, S.E., M.M.,…

8 jam ago

Bupati Lanny Jaya Tegaskan Bahasa Ibu sebagai Identitas Papua di Kongres Bahasa Daerah Se-Indonesia

JAYAPURA- 19 Oktober 2026 – Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, menghadiri Kongres Bahasa Daerah…

8 jam ago

Fredi Ginia Tabuni Turun ke Lapangan: Pemerintah Lanny Jaya Dorong Pembangunan Jalan, Air Bersih, dan Sanitasi untuk Perkuat Ekonomi dan Kesehatan Warga

TIOM – Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni, S.T., turun langsung meninjau sejumlah pembangunan…

13 jam ago

Resmi Bergabung, 11 Anggota DPR Papua Pegunungan Jalur Otsus Ucapkan Sumpah dan Janji untuk Sisa Masa Jabatan 2024–2029

WAMENA, 19 Oktober 2026 – Sebanyak 11 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Pegunungan…

16 jam ago