Rapimprov Kadin Papua 2025 Guna Percepat Ekonomi Berkelanjutan dan Rekomendasi Bagi Pemerintah

- Penulis

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua menyebutkan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2025 bakal membahas percepatan ekonomi berkelanjutan melalui yang akan berlangsung pada 20–21 November di Jayapura.

 

Ketua Pengarah Rapimprov Kadin Papua Nikson Ayomi di Jayapura, Rabu, mengatakan Rapimprov merupakan ajang konsolidasi organisasi sekaligus perumusan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah.

 

“Untuk itu kami sangat berharap kegiatan tersebut dihadiri pengurus Kadin dari seluruh kabupaten dan kota, serta melibatkan asosiasi profesi dari berbagai sektor,” katanya.

 

Katanya sehingga partisipasi multipihak diperlukan agar rekomendasi yang disusun mencerminkan kebutuhan riil dunia usaha di Papua.

 

“Rapimprov agenda rutin namun tetapi momentum penting untuk merumuskan langkah percepatan ekonomi Papua yang berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Kadin ingin memastikan kontribusi nyata melalui rekomendasi strategis yang dapat diterapkan pemerintah.

 

Dia mengungkapkan pembahasan Rapimprov 2025 akan difokuskan pada tiga komisi utama, yakni komisi organisasi, komisi program kerja, dan komisi rekomendasi sehingga masing-masing komisi memiliki peran dalam memperkuat internal organisasi dan merumuskan arah kebijakan ekonomi daerah.

 

“Karena itu penting seluruh pengurus Kadin di Papua datang agar, rekomendasi yang disusun nantinya menitikberatkan pada perluasan peluang investasi, penguatan kapasitas pelaku usaha lokal, serta pengembangan sektor strategis seperti konstruksi, kesehatan, dan pengadaan. Upaya tersebut diyakini dapat memperkuat struktur ekonomi Papua secara jangka panjang,” ungkapnya

 

Katanya pihaknya juga menekankan bahwa percepatan pembangunan harus tetap mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Karena itu, seluruh rekomendasi diarahkan pada terciptanya ekosistem ekonomi yang inklusif dan merata.

 

“Apalagi pada Rapimprov 2025 juga dijadwalkan dihadiri Gubernur Papua dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Sehingga menjadi penting agar masukan dari dunia usaha dapat terintegrasi dalam kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya.

Berita Terkait

BPS Pastikan Rekrutmen SE2026 Bukan Jalur CPNS, Fokus pada Data Ekonomi Akurat
Otomi Gwijangge Pimpin Penanaman Pohon, Wujudkan Program Gotong Royong Jumat Bersih
Polres Dogiyai Pastikan Nopison Tebai Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak
30 Anggota dan Sekretariat DPRK Lanny Jaya Tunjukkan Kepedulian bagi Warga Terdampak Konflik di Wamena
Polisi Lumpuhkan KKB Saat Lakukan Penyerangan terhadap Sopir Lintas di Jalur Dogiyai–Paniai
Penguatan Peran Bunda PAUD Papua Pegunungan, Pokja dan BPMP Gelar Pembekalan Jelang Pelantikan
Ones Pahabol: MBG Jadi Solusi Pengangguran dan Penggerak Ekonomi Papua Pegunungan
Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 06:55 WIT

BPS Pastikan Rekrutmen SE2026 Bukan Jalur CPNS, Fokus pada Data Ekonomi Akurat

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:18 WIT

Otomi Gwijangge Pimpin Penanaman Pohon, Wujudkan Program Gotong Royong Jumat Bersih

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:31 WIT

Polres Dogiyai Pastikan Nopison Tebai Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:41 WIT

30 Anggota dan Sekretariat DPRK Lanny Jaya Tunjukkan Kepedulian bagi Warga Terdampak Konflik di Wamena

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:02 WIT

Polisi Lumpuhkan KKB Saat Lakukan Penyerangan terhadap Sopir Lintas di Jalur Dogiyai–Paniai

Berita Terbaru