Polri Dorong Pemberdayaan Petani Papua Tengah Lewat Program Pertanian Berkelanjutan

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE- Kepolisian Daerah Papua Tengah menggelar panen raya jagung serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Gatot Suprasetya, para Pejabat Utama Polda Papua Tengah, perwakilan pemerintah daera Provinsi Papua Tengah, para Stakeholder terkait, tokoh masyarakat hingga kelompok tani.

Usai menggelar panen raya, Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Gatot Suprasetya mengatakan, bahwa program ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung, merupakan langkah strategis Polri dalam mendukung kemandirian pangan nasional melalui optimalisasi lahan dan pemberdayaan masyarakat.

“Program ketahanan pangan ini tidak akan berjalan optimal tanpa adanya sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak. Kebersamaan yang terbangun hari ini menjadi bukti nyata komitmen kita bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Kombes Gatot menerangkan panen raya hari ini dipusatkan di Lagari, dengan luas kurang lebih 1 hektar dan diperkirakan menghasilkan sekitar 4 ton jagung. Hasil panen tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan masyarakat serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian lokal.

“Kegiatan panen raya ini juga menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan. Polda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Papua Tengah.” pungkasnya.

Ia menambahkan untuk mendukung program ketahanan pangan khusus komoditas jagung di Polda Papua Tengah dipusatkan di wilayah Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire. Sedangkan didaerah lain, pihaknya fokus kepada pertanian lokal seperti umbi-umbian.

“Jadi panen jagung hari ini ada wilayah hukum Polres Mimika dan Nabire. Daerah kita inikan tidak semua bisa ditanami jagung, seperti di daerah pegunungan, untuk mensukseskan ketahanan pangan kita membantu para petanani bete (red, umbi-umbian),” lugasnya.

Kombes Gatot menegaskan Polda Papua Tengah berkomitmen untuk membantu para petani, khususnya dalam penyaluran pupuk, pengadaan bibit, hingga membawa hasil panen para petani ke gudang Bulog.

“Kita tegas untuk pupuk, jangan sampai ada penimbunan lagi. Lalu kita juga membantu masyarakat dari sisi penjualan ke gudang Bulog. Ini kami lakukan, agar petani ini untungnya lebih besar, ketimbang hasil panennya dibeli tengkulak,” tutupnya.

Perwakilan Kelompok Tani Madu Lagari Jaya, Pak Tambir, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Papua Tengah, atas dukungan yang selama ini diberikan kepada para petani di Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.

“Terima kasih telah membina kami, kami para petani sangat terbantu melalui berbagai bantuan yang diberikan, mulai dari penyediaan bibit, pupuk hingga dukungan dalam penjualan hasil panen jagung,” ungkapnya.

Ia juga berharap perhatian dan dukungan dari Kapolda Papua Tengah dapat terus berlanjut, khususnya dalam membantu penyediaan alat-alat pertanian guna meningkatkan produktivitas para petani di wilayah tersebut.

“Kami saat ini masih mendapat kendala traktor mini, alat semprot, lotari serta alat pipil jagung untuk mempermudah proses pengolahan hasil panen. Semoga saja Polda Papua Tengah dapat membantu kami,” jelasnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum
Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama
Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi
Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena
Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter
Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIT

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIT

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:13 WIT

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:26 WIT

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:09 WIT

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Berita Terbaru