Polresta Jayapura Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Dua Diantaranya Sabu-sabu

- Penulis

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA-Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor D. Mackbon mengungkapkan tiga kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota.

Kasus Pertama pada tanggal 5 September 2023 sekitar pukul 11.30 WIT, Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang tersangka yang diduga memiliki narkoba jenis sabu-sabu tanpa izin. Dalam kasus ini, polisi berhasil menyita 2 bungkus plastik klipper bening yang diduga berisi sabu-sabu.

Tersangka yang ditangkap atas nama DB (24) akan dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 4 tahun dan paling lama 12 tahun. Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka ini adalah dengan membisniskan sabu-sabu yang didatangkan dari luar Papua, yaitu dari daerah Madura, Bangkalan. Barang bukti sabu-sabu tersebut dikirim melalui jasa pengiriman dengan keterangan berisi sarung.

Kasus Kedua menurut Kapolres Pada tanggal 8 September 2023 sekitar pukul 00.30 WIT, Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota menerima laporan polisi tentang penemuan narkoba jenis ganja di KM Ciremai yang menuju ke Biak. Dalam kasus ini, seorang tersangka berinisial PP (24) berhasil ditangkap dan disita lebih dari 1 kg ganja.

Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka ini adalah dengan menyembunyikan ganja di dalam celana panjang dan sweater untuk mengelabui petugas. Tersangka ini diperintahkan oleh kakaknya untuk membawa ganja sebanyak 1 kg lebih ke daerah Biak di Lapas. Saat ini, polisi sedang melakukan penyidikan terhadap kakak tersangka yang berada di Lapas tersebut.

Sedangkan Kasus Ketiga Pada tanggal 10 September 2023 sekitar pukul 21.30, Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan 2 orang tersangka berinisial D dan T yang diduga memiliki narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 24,21 gram. Modus operandi yang dilakukan oleh kedua tersangka ini adalah dengan menyimpan sabu-sabu di saku celana yang kemudian dimasukkan ke dalam tas untuk mengelabui petugas.

Barang bukti sabu-sabu tersebut didatangkan dari Makassar dan ditujukan untuk dijual di beberapa lokasi. Saat ini, polisi sedang mengembangkan kasus ini karena tersangka mengaku sudah melakukan transaksi narkoba sebelumnya. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 dan Pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman mati dan pidana seumur hidup atau pidana paling lama 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor D. Mackbon juga mengimbau kepada masyarakat untuk bekerja sama dengan Kepolisian jika menemukan paket atau barang atau orang yang mencurigakan. Penggunaan jasa pengiriman sebagai modus operandi tidaklah baru, oleh karena itu diperlukan kerjasama dari stakeholder untuk mengawasi barang-barang yang diduga ilegal atau bisa menjadi ancaman pidana.

Selain itu, seluruh tersangka dalam ketiga kasus tersebut juga ditemukan positif menggunakan narkoba. Kepolisian juga sedang melakukan penyidikan terhadap kemungkinan adanya peredaran narkoba di dalam Lapas.(gin)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan
Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi
Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional
Papua Pegunungan Bawa Identitas Budaya ke Panggung Nasional, Stan Kriyanusa 2026 Jadi Sorotan Pengunjung JCC Jakarta
Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024
Golkar Kota Jayapura Gelar Pelantikan Akbar, Abisai Rollo Tegaskan Konsolidasi Harus Menyentuh Distrik, Kelurahan, dan Kampung
60 Petani dan Warga Hadiri Penguatan Ketahanan Pangan di Wonorejo, Pemerintah Dorong Peran Adat dan Kelompok Tani

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 08:33 WIT

STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan

Sabtu, 26 September 2026 - 23:52 WIT

Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi

Sabtu, 26 September 2026 - 23:39 WIT

Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 23:30 WIT

Papua Pegunungan Bawa Identitas Budaya ke Panggung Nasional, Stan Kriyanusa 2026 Jadi Sorotan Pengunjung JCC Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 - 08:11 WIT

Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru