ARSO-Menyambut masa Pemilu pada tahun 2023, Polres Keerom telah menyiagakan sebanyak 552 personil untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama tahapan pemilu. Dari jumlah tersebut, 344 personel akan terlibat langsung dalam pengamanan pemilu dan 186 personel lainnya akan berfungsi sebagai cadangan. Selain itu, Polres Keerom juga akan mendapat tambahan bantuan sebanyak 31 personel dari Brimob Polda Papua.
Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer, menjelaskan bahwa daerah pemilihan terdiri dari 216 TPS yang tersebar di 11 distrik. Untuk mengamankan daerah yang dikategorikan sebagai aman, setiap personel akan bertanggung jawab atas dua TPS. Sedangkan untuk daerah yang dikategorikan sebagai rawan satu, setiap personel akan bertugas di satu TPS dan untuk daerah yang dikategorikan sebagai rawan dua, setiap dua personel akan bertugas di satu TPS.
Tingkat kerawanan dalam pelaksanaan pemilu dipengaruhi oleh faktor geografis yang membuat daerah sulit dijangkau. Beberapa daerah harus dijangkau dengan menyeberangi sungai atau menggunakan kendaraan roda dua motor trail atau motor biasa atau roda empat double kabin. Hal ini yang membuat tingkat kerawanan semakin tinggi.
Christian Aer menegaskan bahwa pihaknya siap untuk mengamankan seluruh tahapan pemilu mulai dari masa pendaftaran, masa kampanye, masa pencoblosan hingga masa pelantikan legislatif, kepala daerah maupun presiden. Ia berharap agar seluruh pihak dapat menaati koridor yang ada dan memastikan tidak ada perselisihan atau gangguan kamtibmas selama pelaksanaan pemilu.
“Kita Berharap dan mengajak semua pihak menaati koridor dan aturan yang ada sehingga dapat meminimalisir adanya perselisihan atau juga gangguan kamtibmas selama pemilu ini.”Tagasnya
Sementara itu, terkait dengan anggaran pengamanan, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Pusat dan daerah namun belum mengetahui jumlah yang akan ditetapkan nantinya. Dengan adanya persiapan yang matang dan pengamanan yang ketat, diharapkan pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar di Keerom.(gin)
Mulia, 24 juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK)…
Timika, 24 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga resmi menyerahkan peserta magang tenaga kesehatan RSUD Elvrida…
MIMIKA – Konflik berkepanjangan yang melibatkan Kelompok Dang dan Kelompok Newegalen di Distrik Kwamki Narama…
Mulia, 24 Juni 2026 – Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE., MM., meresmikan penggunaan…
WAMENA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsur Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan menggelar pertemuan rutin…
NABIRE – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui pendampingan penjualan…