Pj Sekda Yubelina: Lomba Panah Tradisional Harus Ditonjolkan

- Penulis

Jumat, 11 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA- Dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-78 Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya kembali menggelar perlombaan Panahan, Tarik Tambang, dan Lari Karung.

Ketua Panitia HUT RI Ke-78 Yubelina Enumbi, SE, MM didampingi Asisten Bid. Ekonomi dan Pembangunan Esau Karoba, S.PAK, M.Si, Asisten Bid. Pemerintahan dan Kesra Yahya Wonorenggo, S.IP, M.Sos, Staf Ahli Bid. Ekubang Daud Wendamily, SH, M.KP, Wakapolres Kompol Syarifuddin Ahmad, Kapten Inf. Daniel Sine, Kepala P&K dan Kepala Bappeda, membuka 3 perlombaan.

Adapun dalam perlombaan panahan diketahui diikuti oleh 140 lebih perserta. Ketua Panitia HUT RI Ke-78 Yubelina Enumbi mengatakan lomba panah tradisional menjadi ajang pelestarian warisan budaya daerah di Tanah Papua khususnya Kabupaten Puncak Jaya.

Dalam sambutannya Ketua Panitia HUT RI dalam hal ini PJ Sekda Yubelina mengatakan “Lomba panah tradisional, budaya kearifan lokal harus ditonjolkan. Jadi kita mau menunjukkan nilai budaya setempat karena Puncak Jaya ini memiliki banyak keunikan,” kata Yubelina.

Kekhasan lomba panah tradisional di Papua Tengah khususnya Puncak Jaya, tergantung pada kebiasaan berburu dan jenis bahan alam digunakan sebagai anak panah. Setiap peserta berkesempatan memanah 3 kali dengan nilai tertinggi dihitung berdasarkan akumulasi anak panah yang tertancap di dalam lingkaran papan target.

“Lomba hari ini sangat berbeda dari pada yang lain, karena kita menggunakan senjata tradisional Papua yaitu busur/panah sebagai senjata pelindung diri yang harus dilestarikan karena identik dengan budaya kita, tapi jangan sampai disalah gunakan”Ujarnya.

Menutup sambutannya, PJ Sekda Yubelina berharap dengan adanya kegiatan perlombaan HUT RI bersama-sama perlu mengangkat dan memperkenalkan senjata tradisional sehingga orang melihat bahwa dengan panahan mengangkat budaya tradisional Kabupaten Puncak Jaya, agar dapat menuju tingkat nasional.(gin)

Berita Terkait

Seleksi PAG dan SBP Polri 2026 Dimulai, Peserta di Papua Tengah Teken Pakta Integritas untuk Proses Bersih, Transparan, dan Akuntabel
Kapolda Papua Tengah Kirim 43 Jenis Obat dan Vitamin ke Beoga, Wujudkan Kepedulian terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pedalaman
Launching Sekolah Sepanjang Hari, Kapolres Puncak Jaya Bicara Masa Depan Anak Papua
Dari Gotong Royong, Harapan Keamanan Warga Paronggo Mulai Dibangun
Bhayangkari Papua Tengah Salurkan 24 Koli Bantuan untuk Korban Kebakaran Paniai
Kapolres Puncak Jaya Dorong Pelajar Jadi Pemimpin Masa Depan Lewat Saka Bhayangkara
Polres Paniai Buru Dua Pelaku Percobaan Pembakaran Kios
Motor Dinas Jadi Penyelamat: Polisi Antar Ibu Hamil ke Bandara di Tengah Darurat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIT

Seleksi PAG dan SBP Polri 2026 Dimulai, Peserta di Papua Tengah Teken Pakta Integritas untuk Proses Bersih, Transparan, dan Akuntabel

Kamis, 24 September 2026 - 13:01 WIT

Kapolda Papua Tengah Kirim 43 Jenis Obat dan Vitamin ke Beoga, Wujudkan Kepedulian terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pedalaman

Rabu, 23 September 2026 - 14:09 WIT

Launching Sekolah Sepanjang Hari, Kapolres Puncak Jaya Bicara Masa Depan Anak Papua

Senin, 14 September 2026 - 07:05 WIT

Dari Gotong Royong, Harapan Keamanan Warga Paronggo Mulai Dibangun

Minggu, 13 September 2026 - 05:51 WIT

Bhayangkari Papua Tengah Salurkan 24 Koli Bantuan untuk Korban Kebakaran Paniai

Berita Terbaru