Papua

Pj Sekda Yubelina Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Papua

MULIA-Dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-78 Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak Jaya kembali menggelar sejumlah perlombaan diantaranya Lomba Panahan dan Tari Wisisi. Bertempat di Lapangan Sport Center Kota Baru, Puncak Jaya.

Ketua Panitia HUT RI Ke-78 dalam hal ini PJ Sekda Yubelina Enumbi, SE, MM membuka Perlombaan Panahan dan Tari Wisisi, disaksikan Para Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, Pejabat Eselon II,III dan IV, Perwira TNI/Polri, serta para penonton yang memenuhi lapangan.

Sebanyak 140 lebih perserta panahan yang siap mengikuti perlombaan menunggu giliran untuk melepas anak panahnya. Ketua Panitia HUT RI Ke-78 Yubelina Enumbi mengatakan lomba panah tradisional menjadi ajang pelestarian warisan budaya daerah di Tanah Papua khususnya Kabupaten Puncak Jaya.

Di tempat yang berbeda, sebanyak 9 kelompok peserta tari wisisi telah siap menampilkan pertunjukan terbaik mereka dihadapan para Tim Juri dan penonton yang hadir.

Dalam sambutannya Ketua Panitia HUT RI Yubelina mengatakan lomba panah tradisional dan tari wisisi merupakan budaya kearifan lokal yang harus ditonjolkan. Jadi kita mau menunjukkan nilai budaya setempat karena Puncak Jaya ini memiliki banyak keunikan.

Kekhasan lomba panah tradisional di Papua Tengah khususnya Puncak Jaya, tergantung pada kebiasaan berburu dan jenis bahan alam digunakan sebagai anak panah. Setiap peserta berkesempatan memanah 3 kali dengan nilai tertinggi dihitung berdasarkan akumulasi anak panah yang tertancap di dalam lingkaran papan target.

“Lomba hari ini sangat berbeda dari pada yang lain, karena kita menampilkan bakat terbaik putra-putri daerah Puncak Jaya. Panahan yang menggunakan senjata tradisional Papua yaitu busur/panah sebagai senjata pelindung diri yang harus dilestarikan karena identik dengan budaya kita, tapi jangan sampai disalah gunakan, begitupun dengan tari wisisi yang merupakan tarian yang berasal dari masyarakat dani yang harus terus dilestarikan” ujarnya.

“Dengan adanya kegiatan perlombaan HUT RI ini kita perlu mengangkat dan memperkenalkan senjata tradisional dan tarian wisisi sehingga orang melihat bahwa dengan ini kita mengangkat budaya tradisional Kabupaten Puncak Jaya, agar dapat semakin dikenal dan menuju tingkat nasional”Pungkasnya.(gin)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemusnahan Barang Bukti Oleh Polres Jayawijaya Jadi Langkah Preventif Jaga Stabilitas Papua Pegunungan

Wamena, 20 Juli 2026 – Polres Jayawijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban…

8 menit ago

Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Berantas Miras, Ganja, dan Sajam Ilegal

Wamena, 20 Juli 2026 – Komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama aparat penegak hukum dalam…

30 menit ago

74 Pelajar Terbaik Ikuti Diklat Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan 2026

Wamena, 20 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik…

2 jam ago

Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Puncak Jaya Ajak ASN Jadi Teladan

Mulia, 20 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menggelar Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan Bupati…

3 jam ago

Bupati Puncak Jaya Tegaskan Disiplin ASN dan CPNS sebagai Fondasi Pemerintahan Profesional

Mulia, 20 Juli 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., menegaskan…

3 jam ago

Usai Aksi Pemalangan, Polres Mimika Gerak Cepat Amankan Lima Terduga Pelaku Pembegalan

TIMIKA – Aksi pemalangan dengan membakar ban dilakukan keluarga korban dugaan pembegalan di Jalan Cenderawasih,…

5 jam ago