Pj Gubernur Velix Wanggai Konsultasi ke Kementerian PANRB Dalam Penyesuaian Kembali Nilai Passing Grade Seleksi CPNS se-Papua Pegunungan

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Dalam konteks memantapkan proses manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Papua Pegunungan sebagai Daerah Otonom Baru (DOB), Pj Gubernur Velix Wanggai dan jajaran pimpinan OPD melakukan audiensi pertemuan dengan Sekretaris Menteri Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB), Reni Susana MPPM dan Deputi bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PANRB, Aba Subagja, S.Sos., MAP di Kantor Kemen PANRB di Jakarta, pada 11 Februari 2025.

 

Dalam pertemuan ini, Pj Gubernur Velix Wanggai, menyampaikan apresiasi atas formasi CPNS kepada Provinsi Papua Pegunungan sebanyak 4.685. formasi, yang tersebar baik formasi 1.000 CPNS ke Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan 8 kabupaten di Papua Pegunungan lainnya.

 

Secara khusus, Pj Gubernur Velix Wanggai menjelaskan konteks sosial atas pentingnya kebijakan khusus dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lebih berpihak kepada masyarakat asli Papua Pegunungan dan pentingnya pengisian orang asli Papua dari formasi yang telah dialokasikan sehingga tidak hilang formasi tersebut di DOB.

 

Dalam hal ini proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang telah dilakukan di level Provinsi dan 8 kabupaten se-Papua Pegunungan, Pj Gubernur Velix Wanggai menjelaskan perlunya Kementerian PANRB untuk mengeluarkan kebijakan khusus untuk menyesuaikan kembali atau menurunkan nilai passing grade kepada para pendaftar bagi masyarakat asli Papua Pegunungan.

 

Dengan demikian, para pendaftar CPNS yang telah mengikuti SKD, dapat mengetahui kepastian untuk mengikuti tahap selanjutnya di tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Mengingat jika tidak penyesuaian nilai passing grade ini, jumlah pendaftar orang asli Papua relatif terbatas yang lulus dari SKD ke SKB.

 

Demikian pula, Pj Gubernur Velix Wanggai meminta kebijakan khusus agar Pemprov Papua Pegunungan dan 8 Kabupaten se Papua Pegunungan dapat menggunakan formasi sisa yang tidak diisi atau kosong agar tidak hilang melalui penyusunan kembali formasi yang kosong sesuai kebutuhan pembangunan Papua Pegunungan.

 

Oleh karena itu, Kementerian PANRB perlu mengeluarkan kebijakan khusus untuk Papua Pegunungan dari aspek passing grade dan penggunaan formasi CPNS agar tidak hilang sesuai jatah formasi ke Papua Pegunungan sebesar 4.685 orang di tahun 2025 ini.

 

Dalam hal ini, Kementerian PANRB merespon secara positif atas usulan dari Pemprov Papua Pegunungan, dan menjadi agenda khusus yang dibahas di level Menteri.

 

Dengan demikian, proses test selanjutnya ke level SKB di Papua Pegunungan dan 8 Kabupaten, akan menunggu kebijakan khusus dari Kementerian PANRB.

Penulis : Kaleb

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Tengah

Berita Terkait

Mandenas Pastikan Aturan Pembatasan Uji Kompetensi Dokter Dicabut: Lulusan Uncen Kini Bebas Ikut Tes Hingga Lulus
DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Bahas Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Pertanggungjawaban APBD, dan Propemperda Tahun 2026
Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta B. Tabo Dorong Perajin Terus Berinovasi, Produk Lokal Harus Mampu Bersaing di Pasar Nasional dan Internasional
Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bantuan Dana Otsus kepada 27 Pelaku Usaha OAP di Distrik Ilu, Dorong Kemandirian dan Penguatan Ekonomi Lokal
Polres Puncak Jaya Gelar Patroli Dialogis di Kota Mulia, Bangun Komunikasi Langsung dengan Warga untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas
Dalam Rangka HKGB ke-74, Bhayangkari Intan Jaya Tunjukkan Kepedulian dengan Berbagi Kasih, Edukasi, dan Pemeriksaan Kesehatan di Sugapa
Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 ke DPRP, Pendapatan Naik Rp489,80 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pemkab Puncak Jaya Serahkan 1 Ton Beras, Minyak Goreng, dan Dana Rp50 Juta untuk Masyarakat Kwiyawagi Terdampak Kekeringa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 23:50 WIT

Mandenas Pastikan Aturan Pembatasan Uji Kompetensi Dokter Dicabut: Lulusan Uncen Kini Bebas Ikut Tes Hingga Lulus

Senin, 28 September 2026 - 22:59 WIT

DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Bahas Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Pertanggungjawaban APBD, dan Propemperda Tahun 2026

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WIT

Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta B. Tabo Dorong Perajin Terus Berinovasi, Produk Lokal Harus Mampu Bersaing di Pasar Nasional dan Internasional

Senin, 28 September 2026 - 18:46 WIT

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bantuan Dana Otsus kepada 27 Pelaku Usaha OAP di Distrik Ilu, Dorong Kemandirian dan Penguatan Ekonomi Lokal

Senin, 28 September 2026 - 18:33 WIT

Polres Puncak Jaya Gelar Patroli Dialogis di Kota Mulia, Bangun Komunikasi Langsung dengan Warga untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas

Berita Terbaru