Daerah

Pj Bupati Tumiran Buka Musrenbang Tingkat Kabupaten Puncak Jaya Tahun 2025

MULIA-Pj. Bupati Puncak Jaya Dr. Tumiran, S.Sos.,M.AP membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Tahun 2025, yang bertempat di Aula Sasana Kawonak Bupati Puncak Jaya.

Ditemui pers, Kepala Bappeda Temin Enumbi, S.IP mengatakan bahwa tujuan dari musrenbang RKPD ini agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi sebagaimana pada perencanaan sebelumnya. Dimana sebelumnya kita mengacu pada Permen 70 tetapi saat ini semua perencanaan kedepannya akan diinput melalui sistem.

Sekretaris Bappeda Bertnadus T. Seleng,S.Sos,M.Si menambahkan bahwa hal ini sesuai dengan arah kebijakan nasional terutama pada program-program prioritas diantaranya penurunan stunting, kemiskinan ekstrem bahkan pengendalian inflasi. “Itu semua menjadi tujuan dan kualitas sementara yang menjadi sasaran untuk harus didukung serta tertuang dalam program dan kegiatan di OPD” Ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Bidang Sosial Budaya Junedi Limbong, S.IP mengungkapkan bahwa saat ini kita sedang berbicara tentang pembangunan. “Pembangunan yang akan dilaksanakan pada Tahun 2025, kami dari bidang sosbud yaitu pengentasan kemiskinan, stunting dan pencegahannya serta inflasi. itu semua menjadi sorotan dari Pemerintah Pusat untuk Daerah ” Sebut Junaidi.

Ditempat yang sama mewakili Gubernur Provinsi Papua Tengah yang diwakili Tim Asistensi Suwignyo, S.Sos.,MH berharap agar apa yang akan dibangun, kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Puncak Jaya diharapkan agar tidak lari dari program yang sudah dibicarakan. “Kami membawa pagu indikatif anggaran supaya Kabupaten Puncak Jaya dapat menyampaikan usulan kegiatan yang sejalan dengan program Provinsi” bebernya.

Dirinya menambahkan bahwa pagu indikatif pada masing-masing OPD nantinya dapat yang menjawab indikator makro. Dari indikator makro ada capaian dari Tahun 2023 dalam Pembangunan Daerah. Untuk menjawab indikator makro nanti dijawab pada saat musrenbang Provinsi yang akan dilaksanakan di Timika.

Pihaknya memberikan satu contoh yaitu pembangunan rumah, itu akan diterima dan disepakati beberapa rumah, dan lokasinya dimana dengan harus menyertakan dokumen pendukung seperti sertifikat, luas lahan, itu tinggal dikasih bantuan rumah tetapi harus masyarakat OAP, sesuai dengan tema. “pungkasnya (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Workshop Satu Data dan Konsolidasi Data OAP Papua Pegunungan Resmi Ditutup

Wamena, 4 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan secara resmi menutup kegiatan Workshop Satu…

13 jam ago

Bupati Lanny Jaya Pimpin Pembahasan Revisi SSH 2026: Dorong Transparansi dan Efisiensi Anggaran

TIOM, Kamis 4 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya terus menunjukkan komitmen dalam mewujudkan…

18 jam ago

Bupati Lanny Jaya Lepas 62 Paskibra: “Kalian Adalah Wajah Masa Depan Daerah Ini”

TIOM, Kamis 4 Juni 2026 – Semangat pagi di halaman Kantor Bupati Lanny Jaya terasa…

20 jam ago

DWP dan TP PKK Tolikara Perkuat Sinergi Jalankan Program Pemberdayaan Masyarakat

KARUBAGA, 4 Juni 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tolikara bersama Tim Penggerak (TP)…

20 jam ago

Polri Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Gereja Baptis Bee Nabire

Nabire – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Polda Papua Tengah melalui Operasi Cinta Damai…

1 hari ago

Dukung Program Pemerintah, Polda Papua Tengah Siap Kawal Pembangunan di 8 Kabupaten

Nabire – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan komitmen Polda Papua Tengah untuk…

2 hari ago