Daerah

Pj Bupati Tolikara Minta Ajang Penas KTNA Jadi Momentum Kebangkitan Petani

TOLIKARA, POTRETPapua.com – Penjabat Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH,. M.AP, meminta momentum Pekan Nasional (PENAS) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA)  XVI di Kota Padang, Sumatra Selatan dijadikan momen berharga bagi para petani di Kabupaten Tolikara dalam meningkatkan hasil panennya dikemudian hari.

“Dalam Penas KTNA XVI, seluruh petani di Indonesia berkumpul dan membawa hasil pertanian dari daerah masing-masing. Harapan saya, semoga petani yang kita utus mengikuti Penas KTNA di Padang, bisa melihat langsung dan belajar dari petani lain di seluruh Indonesia yang membawa hasil pertanian mereka, baik hasil yang sudah diolah maupun belum diolah,” ungkap Marthen Kogoya, Selasa (13/6/2023).

Pj Bupati Marthen Kogoya mengatakan,  wilayah Kabupaten Tolikara terkenal sangat subur didukung ketersediaan air yang sangat cukup. Kondisi ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani untuk menanam beraneka tanaman pertanian dan perkebunan seperti kopi, buah merah, nanas, serta berbagai jenis buah dan sayur.

“Semoga dalam Penas KTNA XVI ini, wawasan para petani kita semakin luas dan semangat mereka dalam bertani semakin bertambah, sehingga setelah kembali ke Tolikara, mereka terus bersemangat dalam meningkatkan hasil produksi pertanian,” ucapnya.

Sebagaimana dilansir harianhaluan.com, event Penas KTNA XVI di Kota Padang, Sumatera Barat selama 10-15 Juni 2023, resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual mewakili Presiden RI, Sabtu (10/6).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, Penas KTNA tahun ini menjadi bagian strategis dari upaya konsolidasi bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis pangan. Diantaranya seperti dampak fenomena iklim El Nino saat ini yang berpotensi memberi ancaman kekeringan yang cukup parah terhadap pertanian.

Selain iklim yang cukup ekstrem, ketegangan politik di berbagai belahan dunia juga turut memberi tantangan yang besar terhadap pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan negara.

“Untuk itu, melalui gelaran Penas KTNA ini diharapkan bisa menjawab berbagai tantangan yang tengah dihadapi oleh sektor pangan Indonesia. Momentum Penas sangat penting untuk menyatukan visi dan pandangan seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujarnya.

Senada dengan itu Ketua KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor menyebutkan ada 31 jenis kegiatan yang dibagi ke dalam 6 bidang pada gelaran Penas KTNA XVI Tahun 2023, di bawah tema: “Memantapkan Penguatan Potensi dan Posisi Tawar Komoditi Lokal untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045”.

“Agenda ini sangat penting, karena seluruh peserta Penas dapat mendengar secara langsung apa yang menjadi kebijakan pemerintah dalam membangun pertanian di negeri ini,” ucapnya.

Disebutkannya, peserta Penas juga dapat melakukan dialog dengan para penentu kebijakan di sektor pertanian dalam arti luas dan sektor perikanan. Termasuk di dalamnya sampai sejauh mana pemerintah melakukan perlindungan dan pembelaan terhadap petani dan nelayan.

“Selain itu juga ada acara rembuk madya dan rembuk utama, temu profesi, temu petani ASEAN dan mitra, hingga temu sukses petani dan penyuluh. Selanjutnya pameran pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan, pameran aquaculture, pameran agroforestry, expo serta kontes peternakan nasional, lomba stand, pengembangan digitalisasi dan jaringan informasi agribisnis,” bebernya. (Tim Redaksi)

 

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Detik-Detik Pesawat Caravan PK-LTF Keluar Landasan di Intan Jaya, Ban Diduga Terlepas Saat Menyentuh Runway dan Dua Penumpang Terluka

INTAN JAYA – Pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air tergelincir saat mendarat di Bandara…

58 menit ago

Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran di Distrik Muara

PUNCAK JAYA – Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono bersama Ketua Bhayangkari Cabang Puncak Jaya…

4 jam ago

Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka

NABIRE – Maximus Tipagau melalui pihak perusahaannya memberikan klarifikasi atas tudingan sejumlah pemuda yang menyebut…

16 jam ago

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia

PUNCAK JAYA – Kepedulian terhadap pendidikan anak-anak ditunjukkan Polres Puncak Jaya bersama Bhayangkari melalui pembagian…

17 jam ago

Dari Pantai MAF, Polda Papua Tengah Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon

NABIRE – Menjaga alam bukan sekadar imbauan, tetapi membutuhkan aksi nyata, semangat inilah ditunjukkan Polda…

21 jam ago

Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene

WAMENA – Dalam upaya mempererat kebersamaan serta membina kerohanian para pegawai, Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya…

21 jam ago