Daerah

PGGP Diharapkan Berperan Memperjuangkan Keadilan dan Perdamaian di Papua

JAYAPURA- Ketua Karateker KNPI Papua yang juga Mantan Komda PMKRI Regio Papua, Benedictus Bame berharap Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) ikut berada di garda terdepan untuk memperjuangkan perdamaian dan kesejahteraan di Provinsi Papua.

Menurut pemuda yang akrab disapa Beni ini bahwa gal ini juga menjadi perhatian Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You sebagai uskup Jayapura orang asli Papua pertama, yang juga baru dilantik sebagai Ketua Persekutuan Gereja Gereja di Papua.

“Seruan Ketua PGGP selalu mengingatkan semua pihak untuk hidup berdamai di tanah Papua. Hentikan kekerasan, kita sama-sama hidup damai. Mari kita sama-sama melakukan rekonsiliasi perdamaian,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (8/11/2023).

“Hidup damai menjadi harapan semua orang di tanah Papua, tidak ada orang ingin hidup dalam konflik,” tambahnya.

Mantan Ketua DPC PMKRI Cabang Jayapura ini mengatakan, kehadiran Gereja telah membuka peradaban dan mewarnai proses percepatan pembangunan, menyerukan perdamaian di tanah Papua. Terlebih mulai adanya keterlibatan Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dan kolaborasi dengan tokoh agama di PGGP.

“Pertemuan PGGP dengan Wapres di Jayapura dapat menjadi momentum baik untuk meningkatkan akselerasi kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan tokoh agama,” kata Beni.

Beni menyampaikan, apa yang menjadi keresahan masyarakat di Papua pada pertemuan tersebut. Terutama agenda perdamaian di Tanah Papua. Karena berbagai konflik di Papua membuat pembangunan infrstruktur dan ekonomi menjadi macet dan tidak berjalan dengan baik.

“Kita berharap Ketua PGGP yang juga merupakan Uskup Keuskupan Jayapura terus berperan aktif di garda terdepan untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian,” harapnya.

Beni menyatakan, PGGP mesti terus menjadi perekat persatuan berbagai kelompok tokoh agama, persaudaraan dan berada di garda terdepan untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian di Papua.

“Harapannya, para tokoh agama dapat menjadi pelayan yang fokus pada kebutuhan dasar jemaat, terutama di daerah-daerah pedalaman di Tanah Papua,” pungkasnya. (Redaksi).

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kapolres Piter Kendek Tekankan Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi, Semua Elemen Masyarakat Harus Bersinergi Jaga Dogiyai Kondusif

DOGIYAI, PAPUA TENGAH – Menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi. Pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,…

3 jam ago

Kebakaran Enam Hektare di Wesaput Berhasil Dipadamkan, Polisi Imbau Warga Waspada

WAMENA – Kebakaran hutan dan lahan seluas kurang lebih enam hektare yang melanda Kampung Karujaya…

6 jam ago

Peringati HUT ke-22, DPD RI Papua Pegunungan Gelar Donor Darah di Wamena dengan Target 50 Kantong

WAMENA, 16 Oktober 2026. Kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu pesan yang diangkat dalam peringatan…

6 jam ago

Data Sipongi Ungkap 33 Ribu Hektare Terdampak Karhutla, Kapolda Papua Tengah Tekankan Pentingnya Koordinasi Lintas Daerah

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengajak seluruh pemerintah daerah di wilayah…

7 jam ago

Dinamika Organisasi Polri: Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta untuk Perkuat Pelayanan Kepolisian

NABIRE – Polda Papua Tengah mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika menjadi Kepolisian…

8 jam ago

Green Policing di Nabire, Kapolda Tegaskan Polri Harus Hadir dan Beri Solusi bagi Masyarakat

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program…

8 jam ago