Pencaker Papua Pegunungan Tegaskan Aksi Mereka Independen dan Bermartabat

- Penulis

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena,- Forum Pribumi Papua Pegunungan secara tegas menolak keberadaan Forum Peduli Pembangunan Papua Pegunungan yang dipimpin oleh Kalvin Penggu. Mereka menyebut forum tersebut tidak mencerminkan perjuangan para pencari kerja (pencaker) yang selama ini menyuarakan aspirasi secara independen dan bermartabat.

“Forum itu tidak pernah mewakili kami. Kami pencaker berdiri atas nama sendiri, tanpa ditunggangi siapa pun,” tegas Sekretaris Forum Pribumi, Betho Entama, kepada wartawan di Wamena, Selasa (4/6).

Forum Pribumi menilai bahwa narasi yang dibawa oleh Kalvin Penggu cenderung menyesatkan dan tidak mencerminkan semangat pembangunan manusia yang tengah diperjuangkan oleh para pencaker dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan.

Aksi Bermartabat, Berbasis Data.
“Aksi kami bukan asal turun ke jalan. Semua berdasarkan data, fakta, dan kehendak masyarakat yang ingin perubahan,” ujar Betho.

Forum menekankan bahwa gerakan pencaker bersifat intelektual, terukur, dan bukan ajang politisasi. Mereka meminta agar tidak ada pihak yang memprovokasi masyarakat dengan informasi keliru.

Para pencaker menyerukan pentingnya menjaga ruang demokrasi di Papua Pegunungan dan menuntut pemerintah bersikap terbuka.

Hak menyampaikan pendapat dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, dan menurut Forum Pribumi, hal itu merupakan bagian penting dari upaya membangun masyarakat yang demokratis dan kritis terhadap kebijakan pemerintah.

“Gubernur harus bersikap bijak dan terbuka. Jangan bungkam suara rakyat,” pungkas Betho

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat
Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi
TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman
Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik
Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup I Jadi Panggung Pelajar SMP Nabire Tunjukkan Bakat Sepak Bola dan Karakter Kompetitif
Pemkab Puncak Jaya Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP, Dorong Minat Baca dan Kepercayaan Diri Generasi Muda
Warga Jayapura Selatan Dikejutkan Penemuan Mayat Tengkurap di Pertigaan Alternatif Kolam Buaya, Identitas Korban Masih Misterius

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 08:10 WIT

Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 23:02 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIT

Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIT

TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman

Selasa, 29 September 2026 - 15:46 WIT

Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik

Berita Terbaru