Wamena – Ratusan pelamar kerja di Papua Pegunungan menggelar aksi damai, Selasa (24/6/2025), sebagai bentuk protes terhadap hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2024 yang baru diumumkan. Massa menuntut agar hasil seleksi ditinjau ulang, terutama terkait proporsi kuota bagi putra-putri daerah.
Aksi yang berlangsung tertib ini difasilitasi oleh sejumlah organisasi kepemudaan dan aliansi mahasiswa, seperti GMNI Jayawijaya, Himpunan Honorer Papua Pegunungan, Forum Pribumi Papua Pegunungan, hingga Hi-Labewa. Mereka mendesak keadilan dalam proses seleksi serta transparansi data peserta.
Mendengar aspirasi tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Wasuok D. Siep, menyatakan bahwa hasil SKD resmi ditangguhkan dan akan dikaji ulang. “Kami akan berkoordinasi dengan Bapak Gubernur dan menyampaikan keputusan final dalam waktu dekat,” ujarnya di hadapan para demonstran.
Pemerintah juga menerima seluruh masukan peserta, khususnya menyangkut kebijakan kuota 80% untuk OAP (Orang Asli Papua) dan 20% untuk non-OAP yang menjadi salah satu poin sensitif dalam seleksi ini.
Aksi damai ini mencerminkan semangat dialogis antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan rekrutmen CPNS yang adil dan inklusif.
MIMIKA – Polres Mimika menorehkan prestasi membanggakan setelah meraih predikat penyelenggaraan pelayanan publik instansional kategori…
WAMENA, 12 Agustus 2026 — Dinas Pendidikan Provinsi Papua Pegunungan turut ambil bagian dalam Pameran…
WAMENA, 12 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan membuka pameran mini pembangunan sebagai bagian…
WAMENA — 12 Agustus 2026. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik…
Mulia, 12 Agustus 2026 – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik…
Timika — Skenario kericuhan massa dalam aksi demonstrasi hingga penyanderaan Bupati Mimika menjadi bagian dari…