Pemuda Baptis West Papua: Pendidikan Dasar di Lanny Jaya Harus Jadi Prioritas 2026

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 15 Desember 2025 – Departemen Pemuda Baptis West Papua menyoroti krisis pendidikan di wilayah Danime, Distrik Gamelia, Kabupaten Lanny Jaya. Dalam seminar memperingati HUT ke-20 dan Natal 2025 yang digelar di Gereja Baptis Wunume (8–12 Desember), terungkap bahwa aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Danime nyaris lumpuh. Hanya satu guru honorer yang hadir, itupun hanya satu hingga dua hari dalam seminggu.

Ketua Departemen Pemuda Baptis West Papua, Akia Wenda, yang turun langsung ke sekolah tersebut, menegaskan kondisi ini mengancam masa depan generasi muda Lanny Jaya. “Kami minta Dinas Pendidikan segera menertibkan guru tetap dan kepala sekolah agar aktif melaksanakan tugas. Pendidikan adalah fondasi masa depan Lanny Jaya,” tegasnya.

Masalah serupa juga terjadi di SD Inpres Taleme, Distrik Karu, yang menghadapi minimnya tenaga pengajar. Akia menekankan pentingnya kesadaran guru akan tanggung jawab mendidik anak bangsa, sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya bahwa pembangunan dimulai dari kampung.

Selain mendesak pemerintah, Akia mengusulkan agar pemuda berpotensi di setiap wilayah dilibatkan dalam mendidik anak-anak. “Guru dari luar sering datang, tetapi tidak menjalankan tugas secara efektif. Kami ingin ada kerja sama agar pengawasan pendidikan berjalan demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Ketua Wilayah Danime, Yiten Yikwa, mengungkapkan bahwa selama 3–4 tahun terakhir anak-anak di wilayahnya bahkan tidak pernah mengikuti ujian akhir sekolah. “Anak-anak kami terlantar. Guru honor hanya datang sebentar lalu kembali ke Wamena,” katanya.

Hal senada disampaikan Gembala Bahtra Danime, Wuramburu Yikwa, yang menilai jika sekolah dekat kota saja tidak aktif, maka sekolah di daerah terpencil akan lebih parah. “Anak-anak kami sedikit, tetapi mereka tetap harus diajar,” tegasnya.

Dalam forum diskusi seminar, Departemen Pemuda menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi titik balik. Mereka berharap seluruh jenjang pendidikan di Lanny Jaya – dari TK hingga SMA – dapat berjalan normal, terutama di sekolah-sekolah pinggiran kota.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Gelar Aksi Sosial Besar-Besaran untuk Masyarakat
Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masuki Tahap Akhir, Jaksa Tuntut Hingga 13 Tahun Penjara
Audit BPKP Rampung, Kejari Jayawijaya Siapkan Penetapan Tersangka Kasus Jalan Lingkar Kantor Bupati
Nobar Piala Dunia di Mimika, Kapolda Papua Tengah Puji Penampilan Argentina dan Prediksi La Albiceleste Melaju hingga Final
Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR
Polda Papua Tengah Gelar Aneka Ragam Perlombaan, Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Ribka Haluk: Rp2,7 Triliun Dana Otsus dan DTI Harus Tepat Sasaran
Dekranasda Papua Pegunungan Gelar Rakor Perdana, Satukan Visi Pengrajin Lokal

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:57 WIT

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Gelar Aksi Sosial Besar-Besaran untuk Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:48 WIT

Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masuki Tahap Akhir, Jaksa Tuntut Hingga 13 Tahun Penjara

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:33 WIT

Audit BPKP Rampung, Kejari Jayawijaya Siapkan Penetapan Tersangka Kasus Jalan Lingkar Kantor Bupati

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:34 WIT

Nobar Piala Dunia di Mimika, Kapolda Papua Tengah Puji Penampilan Argentina dan Prediksi La Albiceleste Melaju hingga Final

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:52 WIT

Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR

Berita Terbaru