Pemprov Papua Pegunungan Siapkan 7 Hektar Lahan untuk Sekolah Rakyat Berpola Asrama

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena,– Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan resmi menyiapkan lahan seluas 7 hektar di Distrik Bipiri, Kampung Irliga Kabupaten Jayawijaya untuk pembangunan Sekolah Rakyat dengan sistem asrama penuh bagi jenjang SD, SMP, dan SMA.

Kepala Dinas Sosial Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak Provinsi Papua Pegunungan Yanius Telenggen SH, MAP mengunjungi lokasi  pada Jumat (4/7) bersama Bupati Jayawijaya, Athenius Murip, yang disambut antusiasme tinggi masyarakat setempat terhadap rencana pembangunan ini.

“Kami disambut luar biasa oleh masyarakat Bipiri, tokoh adat, kader intelektual, dan anak-anak. Mereka sepakat melepaskan lahan seluas 7 hektar untuk sekolah, dan proses pelepasan tanah adat serta dokumen agraria akan segera dirampungkan minggu ini,” ujar Ungkap Yanius.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang diusung Presiden Prabowo untuk menghadirkan pendidikan gratis terpadu di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Indonesia. Sekolah akan menerapkan sistem asrama di mana seluruh kebutuhan siswa—seperti makan, minum, dan tempat tinggal—akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui dana APBN.

“Anak-anak nanti hanya perlu membawa diri dan semangat belajar. Semua fasilitas ditanggung negara,” tambahnya.

Yanius Telenggen mengatakan, Setelah dokumen resmi diterbitkan, pihak pemerintah daerah akan menyurat ke Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR untuk melakukan studi kelayakan di lapangan. “Tanah yang dipilih sangat cocok: dekat jalan utama, tersedia akses listrik, dan tidak rawan longsor. Meski tidak berada di pusat kota, lahan seluas ini memang sulit ditemukan di kawasan padat penduduk,” jelasnya.

Pemerintah daerah masih menunggu kepastian apakah pembiayaan operasional jangka panjang akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi atau tetap oleh Pemerintah Pusat. Namun, langkah awal ini menjadi sinyal kuat akan hadirnya fasilitas pendidikan berkualitas dan berkeadilan di wilayah pegunungan Papua.

“Sekolah Rakyat ini akan menjadi titik awal perubahan. Pendidikan akan hadir bukan hanya di kota, tetapi juga sampai di jantung masyarakat,” tegasnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Pemusnahan Barang Bukti Oleh Polres Jayawijaya Jadi Langkah Preventif Jaga Stabilitas Papua Pegunungan
Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Berantas Miras, Ganja, dan Sajam Ilegal
74 Pelajar Terbaik Ikuti Diklat Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan 2026
Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Puncak Jaya Ajak ASN Jadi Teladan
Bupati Puncak Jaya Tegaskan Disiplin ASN dan CPNS sebagai Fondasi Pemerintahan Profesional
Usai Aksi Pemalangan, Polres Mimika Gerak Cepat Amankan Lima Terduga Pelaku Pembegalan
Polres Puncak Gelar Nobar Final Piala Dunia, Wujudkan Kebersamaan Polri dan Masyarakat
Kapolres Mimika Imbau Suporter Final Piala Dunia Jaga Ketertiban

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:24 WIT

Pemusnahan Barang Bukti Oleh Polres Jayawijaya Jadi Langkah Preventif Jaga Stabilitas Papua Pegunungan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:03 WIT

Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Berantas Miras, Ganja, dan Sajam Ilegal

Senin, 20 Juli 2026 - 11:48 WIT

74 Pelajar Terbaik Ikuti Diklat Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 10:58 WIT

Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Puncak Jaya Ajak ASN Jadi Teladan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:29 WIT

Bupati Puncak Jaya Tegaskan Disiplin ASN dan CPNS sebagai Fondasi Pemerintahan Profesional

Berita Terbaru