Caption: Penjabat Sekda Papua Pegunungan, Wasuok D Siep, saat menerima sekaligus memberikan penjelasan kepada P3A dari tiga distrik Kabupaten Jayawijaya di ruang rapat Kantor Gubernur Papua Pegunungan pada Selasa 21 Desember 2025
WAMENA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melakukan koordinasi untuk memberikan bantuan pertanian kepada warga di tiga Distrik Kabupaten Jayawijaya, yaitu Distrik Wita Waya, Pisugi, dan Libarek. Langkah ini diambil sebagai upaya menindaklanjuti janji Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Velix V Wanggai, saat kunjungan kerjanya di wilayah tersebut.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan, Wasuok D Siep, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada Perkumpulan Petani Pemake Air (P3A) di tiga distrik tersebut. “Sebelum bantuan diberikan, kami harus berkoordinasi dengan gubernur mengenai realisasinya,” ujar Wasuok pada Selasa 21 Januari 2025
Menurut Wasuok, aspirasi dari P3A sangat dihargai sebagai ruang demokrasi masyarakat. “Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pimpinan, agar masyarakat tidak perlu lagi melakukan unjuk rasa,” tambahnya.
Bantuan yang akan diberikan kepada P3A di tiga distrik tersebut bernilai antara Rp50 juta hingga Rp250 juta. “Bantuan ini sangat penting bagi kelompok tani di sana untuk mengembangkan hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelas Wasuok.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap kelompok petani akan mendorong perekonomian masyarakat di Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Jayawijaya. “Roda perekonomian harus berjalan, pemerintahan harus berjalan, dan pembangunan tidak hanya mencakup fisik, tetapi juga pertanian dan manusia yang perlu diperhatikan,” tandasnya.
Selain itu, Wasuok menekankan bahwa bantuan pemerintah untuk sektor pertanian sangat diperlukan, karena sektor ini merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat. “Perekonomian masyarakat di sektor pertanian harus terus berjalan, dan ini akan membantu jalannya pemerintahan yang baik di delapan kabupaten Provinsi Papua Pegunungan,” tegasnya.
Perkumpulan Petani Pemake Air (P3A) dari Distrik Wita Waya, Pisugi, dan Libarek sempat melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Papua Pegunungan pada Selasa (21/1/2025) terkait janji Penjabat Gubernur Velix V Wanggai pada 28 Mei 2024 di Wita Waya, yang hingga kini belum terealisasi.
Wamena, 20 Juli 2026 – Polres Jayawijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban…
Wamena, 20 Juli 2026 – Komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama aparat penegak hukum dalam…
Wamena, 20 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik…
Mulia, 20 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menggelar Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan Bupati…
Mulia, 20 Juli 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., menegaskan…
TIMIKA – Aksi pemalangan dengan membakar ban dilakukan keluarga korban dugaan pembegalan di Jalan Cenderawasih,…