Pemkab Puncak Jaya Gelar Orientasi dan Pelatihan Teknis untuk Tenaga Penyuluh serta Kader Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Didukung Dana Otsus 2026

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA, 13 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar kegiatan orientasi dan pelatihan teknis bagi tenaga penyuluh serta kader kesehatan dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga penyuluh dan kader dalam mendukung pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), khususnya dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga di tingkat distrik dan kampung.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Puncak Jaya, Ursula Waminop, S.KM., M.Kes. Turut hadir Sekretaris Dinas Agustinus Naisaban, S.IP., M.Sos., Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) Periben Enumbi, S.T., para kepala seksi dan staf, serta tenaga penyuluh dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari berbagai distrik di Kabupaten Puncak Jaya.

Dalam sambutannya, Ursula Waminop menegaskan bahwa program Bangga Kencana merupakan salah satu upaya strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui penguatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada komitmen, kedisiplinan, dan tanggung jawab para tenaga penyuluh serta kader yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, peserta pelatihan diharapkan tidak hanya hadir untuk mengikuti kegiatan secara formalitas, tetapi benar-benar memahami materi dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Para tenaga penyuluh dan Tim Pendamping Keluarga harus sungguh-sungguh menjalankan tugas pendampingan. Materi yang diperoleh dalam pelatihan ini harus dipelajari dan diterapkan agar dapat membantu masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan perhatian dan pendampingan,” tegasnya.

Ursula juga menekankan pentingnya pendampingan terhadap ibu hamil, ibu setelah melahirkan, bayi, serta keluarga yang membutuhkan perhatian khusus. Para kader diharapkan mampu memberikan edukasi, memantau kondisi keluarga dampingan, dan membantu mengarahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan di puskesmas apabila diperlukan.

Ia turut mengingatkan agar setiap pendamping menjalankan tugas sesuai wilayah kerjanya, membangun koordinasi dengan tenaga kesehatan, serta menyampaikan laporan melalui mekanisme yang telah ditetapkan bersama puskesmas. Dengan demikian, pelaksanaan pendampingan dapat dipantau dan kebutuhan keluarga di lapangan dapat ditangani secara lebih terarah.

Kepala Dinas juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan tersebut dengan sebaik-baiknya, aktif bertanya apabila terdapat materi yang belum dipahami, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi keluarga di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat merupakan bentuk pengabdian yang membutuhkan ketulusan dan tanggung jawab. Karena itu, para tenaga penyuluh dan kader diharapkan hadir sebagai mitra masyarakat dalam memberikan informasi, pendampingan, serta dukungan bagi keluarga yang membutuhkan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Maria Barekala, KEB., A.Md., hadir sebagai narasumber, dengan Kuti Wanena sebagai penerjemah untuk membantu penyampaian materi agar dapat dipahami dengan baik oleh para peserta. Materi pelatihan diharapkan menjadi bekal dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta untuk melaksanakan pendampingan keluarga sesuai dengan tugas masing-masing.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana, Periben Enumbi, S.T., turut diharapkan memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya penerapan materi pelatihan, koordinasi dengan puskesmas, serta pelaksanaan pendampingan secara konsisten di wilayah kerja masing-masing.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan peserta yang merupakan perwakilan dari 27 distrik di Kabupaten Puncak Jaya. Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh sebanyak 170 peserta, sedangkan pelaksanaan pada hari kedua dan ketiga akan dilanjutkan dengan peserta dari distrik lainnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap seluruh tenaga penyuluh dan kader dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman dalam menjalankan tugas pendampingan keluarga di wilayah masing-masing. Dengan demikian, program Bangga Kencana dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas hingga ke tingkat kampung.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Pemkab Puncak Jaya Tingkatkan Kapasitas Tim Pendamping Keluarga Lewat Pelatihan Teknis Kader untuk Perkuat Pencegahan Stunting di Distrik dan Kampung
Gubernur John Tabo Resmi Buka Seleksi Terbuka dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Papua Pegunungan di Wamena
Perwira Tinggi Polri Asal Serui, Semmy Ronny Thabaa, Lanjutkan Pengabdian dengan Penugasan Baru sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah
Pemkot Jayapura Salurkan Rp22 Miliar Dana Bosda Otsus untuk Dukung Pendidikan OAP dari PAUD hingga SMA/SMK
Sensus Ekonomi Jayapura Diperpanjang, ASN Jadi Fokus Pendataan
Wakil Wali Kota Jayapura Serahkan SK Pensiun, Seratusan ASN Termasuk Guru Memasuki Masa Purna Tugas Tahun 2026
Rustan Saru Tegaskan Dinas PUPR-PKP Turun Lapangan, Cek Perizinan dan Tata Ruang Perumahan di Kawasan Timur Kota
Kopasgat Pastikan Keselamatan Penerbangan Tetap Terjaga Meski Asap Kebakaran Hutan Kurangi Frekuensi Pesawat di Puncak Jaya

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:12 WIT

Pemkab Puncak Jaya Tingkatkan Kapasitas Tim Pendamping Keluarga Lewat Pelatihan Teknis Kader untuk Perkuat Pencegahan Stunting di Distrik dan Kampung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:24 WIT

Pemkab Puncak Jaya Gelar Orientasi dan Pelatihan Teknis untuk Tenaga Penyuluh serta Kader Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Didukung Dana Otsus 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:28 WIT

Gubernur John Tabo Resmi Buka Seleksi Terbuka dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Papua Pegunungan di Wamena

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:44 WIT

Perwira Tinggi Polri Asal Serui, Semmy Ronny Thabaa, Lanjutkan Pengabdian dengan Penugasan Baru sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:01 WIT

Pemkot Jayapura Salurkan Rp22 Miliar Dana Bosda Otsus untuk Dukung Pendidikan OAP dari PAUD hingga SMA/SMK

Berita Terbaru