Daerah

Pemkab Puncak Jaya Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek 2026

Mulia, 24 Agustus 2026 — Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga memberikan pembekalan kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif mengenai pengembangan usaha, strategi bisnis, perizinan, hingga pemasaran produk.

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri Puruleme, Kabupaten Puncak Jaya, tersebut menghadirkan dua narasumber yang memberikan materi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Bimbingan teknis ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan pelaku usaha ekonomi kreatif, khususnya bidang kerajinan tangan.

Narasumber pertama, Elia Makuker, menyampaikan materi mengenai pengembangan usaha ekonomi kreatif, peluang dan tantangan, manfaat ekonomi kreatif, serta strategi menjalankan usaha ekonomi kreatif.

Dalam pemaparannya, Elia menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi kreatif membuka berbagai peluang bagi masyarakat untuk menciptakan usaha yang bersumber dari kreativitas, keterampilan, serta potensi yang tersedia di lingkungan masing-masing.

Para pelaku usaha didorong untuk mampu melihat peluang yang ada, sekaligus memahami berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

Selain kreativitas, menurut Elia, pelaku usaha perlu memperhatikan kualitas produk, konsistensi, kemampuan mengelola usaha, serta kemauan untuk terus belajar dan berinovasi.

Ia juga mengingatkan peserta bahwa membangun usaha membutuhkan proses dan kesungguhan. Karena itu, setiap pelaku usaha diharapkan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kendala, tetapi menjadikannya sebagai bagian dari proses untuk memperbaiki dan mengembangkan usaha.

Sementara itu, Elisabeth Imelda Rahawarin, S.Si., menyampaikan materi mengenai pengembangan ekonomi kreatif berbasis bisnis, perizinan, dan pemasaran ekonomi kreatif.

Dalam materinya, Elisabeth memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun usaha dengan pengelolaan bisnis yang baik dan terarah.

Menurutnya, pelaku ekonomi kreatif perlu memahami aspek dasar dalam menjalankan usaha, termasuk pentingnya legalitas atau perizinan usaha sebagai salah satu bagian dalam membangun usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Selain itu, strategi pemasaran menjadi salah satu faktor penting agar produk ekonomi kreatif dapat dikenal dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Para peserta didorong untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan media digital sebagai sarana untuk memperkenalkan produk, membangun jaringan pemasaran, serta meningkatkan peluang pasar.

Kedua narasumber berharap seluruh peserta tidak hanya mengikuti kegiatan sebagai kewajiban, tetapi benar-benar menyerap materi dan menerapkannya dalam kegiatan usaha masing-masing.

Para pelaku usaha diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, meningkatkan kualitas produk, mengelola usaha secara lebih profesional, serta memanfaatkan peluang pemasaran yang tersedia.

Pengembangan ekonomi kreatif juga diharapkan dapat mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang bersumber dari potensi lokal Kabupaten Puncak Jaya dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Mewakili peserta dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Yulita menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada kedua narasumber yang telah memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada seluruh peserta.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi peserta dalam mengembangkan usaha masing-masing.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada kedua narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada kami. Kami berharap apa yang telah disampaikan dapat kami terapkan dalam usaha kami dan memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Puncak Jaya,” ungkap Yulita.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik hingga selesai.

Melalui Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap para pelaku usaha semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha, mampu menciptakan produk yang berkualitas dan inovatif, serta dapat memperluas pemasaran produk lokal.

Sebagai bagian dari penutupan kegiatan, rangkaian Bimbingan Teknis dan Pendampingan Ekonomi Kreatif Tahun 2026 ditutup dengan pembagian noken dan jarum jahit kepada peserta.

Pemberian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap peserta, khususnya dalam mengembangkan keterampilan dan kreativitas di bidang kerajinan tangan. Peralatan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan produksi serta meningkatkan kreativitas peserta dalam menghasilkan berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam mendorong ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi masyarakat dan sumber daya lokal, sehingga ke depan dapat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Satresnarkoba Polres Nabire Tangkap Dua Pemuda, Amankan 104,57 Gram Ganja yang Dibawa dari Jayapura

NABIRE – Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire menangkap dua pemuda berinisial FR (19) dan MYMA…

19 menit ago

Naik Jadi Tipe C, RSUD Tiom Akan Dibangun Gedung Empat Lantai Seluas 7.000 Meter Persegi, Jadi Simbol Transformasi Layanan Kesehatan Masyarakat Lanny Jaya

TIOM-LANNY JAYA-PAPUA PEGUNUNGAN – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menyambut baik kedatangan tim survei dari Kementerian…

2 jam ago

Polda Papua Tengah Catat 926 Kasus Konvensional dan 39 Kasus Transnasional, Evaluasi Triwulan III Jadi Dasar Perkuat Pencegahan Kejahatan

NABIRE – Polda Papua Tengah mencatat 926 kasus tindak pidana konvensional dan 39 kasus tindak…

2 jam ago

Polres Jayawijaya Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Bolakme, Cegah Konflik Antarkeluarga

Wamena – Kepolisian Resor Jayawijaya bersama Polsek Bolakme mengamankan seorang terduga pelaku pembunuhan di Kampung…

3 jam ago

Polri Tangkap Dua Anggota KKB Kodap XVI Yamue, Satu Tewas Ditembak Saat Melawan di Jalan Seradala Yahukimo

DEKAI, PAPUA PEGUNUNGAN – Personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo berhasil…

3 jam ago

Polda Papua Tengah Gelar Kerja Bakti di GBI Samabusa, Wujud Kepedulian Polri Bangun Fasilitas Ibadah dan Pererat Silaturahmi

NABIRE – Polda Papua Tengah melalui Subdit Bintibsos Ditbinmas melaksanakan kerja bakti dan bakti sosial…

6 jam ago