Pemda Nduga Terima Kunjungan Dirjen HAM RI dan Kunjungi Pengungsi Nduga, Bawa Harapan Baru untuk Rekonsiliasi

- Penulis

Jumat, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenyam, 17 April 2025 – Direktur Jenderal (Dirjen) Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia Kementerian HAM RI, Nicholay Aprilindo, mengunjungi masyarakat pengungsi Nduga di Ibu Kota Kenyam, Kabupaten Nduga. Dalam kunjungan ini, Nicholay didampingi oleh Bupati Nduga Dinar Kalnea S.Sos yang diwakili Wakil Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP., bersama Forkopimda, tokoh intelektual Samuel Tabuni, serta pegiat HAM Theo Hesegem dan Raga Kogoya.

Tujuan utama kunjungan ini adalah memperkuat pemahaman dan mendengar langsung kebutuhan pengungsi yang sejak 2018 meninggalkan distrik dan kampung mereka akibat konflik. Dirjen Nicholay menegaskan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat untuk merancang solusi yang konkret. “Saya ditugaskan Menteri HAM untuk melihat langsung kondisi para pengungsi dan mendengar harapan mereka,” ujarnya.

Nicholay berkesempatan meninjau aktivitas pendidikan anak-anak pengungsi, mendengar kebutuhan mereka, termasuk kekurangan fasilitas seperti ruang kelas, ruang guru, gedung sekolah, dan sarana pendukung lainnya. Ia juga mengunjungi pasar baru Kota Kenyam untuk berinteraksi langsung dengan para pengungsi dan memahami kebutuhan dasar yang mendesak.

Wakil Bupati Nduga, Yoas Beon, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Dirjen HAM yang memberikan peluang untuk menampung aspirasi masyarakat. Pemda Nduga berencana mendata seluruh pengungsi dari 14 distrik dan beberapa pengunsi yang ada di beberapa wilayah tetangga untuk mendapatkan data yang valid, yang kemudian akan disampaikan ke Kementerian HAM.

Selain mendengar aspirasi, Dirjen Nicholay juga menjajaki peluang rekonsiliasi damai untuk masyarakat Papua, khususnya pengungsi Nduga. “Masukan dari berbagai tokoh akan saya sampaikan ke Menteri untuk dibahas lebih lanjut di tingkat kementerian dan lembaga,” pungkasnya.

Kunjungan ini membawa harapan baru bagi pengungsi Nduga, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan peluang rekonsiliasi untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Animo Tinggi, Walikota Cup 2026 Bukti Tenis Meja Papua Punya Masa Depan Cerah
Polres Jayawijaya Periksa HP Personel, Pastikan Tak Ada yang Terlibat Judi Online dan Pinjol
Program Magang Dokter Spesialis, Upaya Nduga Perkuat Layanan Kesehatan
Bupati Yoas Beon: Pemuda Kristen Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan di Kabupaten Nduga
BPN Papua Koordinasi RTRW, Dorong Penataan Ruang Berkelanjutan
Penutupan Sekolah Tanpa Koordinasi, Pemkab Nduga Minta Komunikasi Terbuka
Aksi Jambret Warnai Karnaval Budaya Wamena, Polisi Lakukan Pengejaran
Tutup Kejurda Tinju Papua Pegunungan, John Tabo Siapkan Juara Menuju Pra-PON 2027

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:41 WIT

Animo Tinggi, Walikota Cup 2026 Bukti Tenis Meja Papua Punya Masa Depan Cerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:20 WIT

Polres Jayawijaya Periksa HP Personel, Pastikan Tak Ada yang Terlibat Judi Online dan Pinjol

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03 WIT

Program Magang Dokter Spesialis, Upaya Nduga Perkuat Layanan Kesehatan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:41 WIT

Bupati Yoas Beon: Pemuda Kristen Harus Jadi Mitra Strategis Pembangunan di Kabupaten Nduga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:47 WIT

BPN Papua Koordinasi RTRW, Dorong Penataan Ruang Berkelanjutan

Berita Terbaru

casibom   jojobet   holiganbet