Pemda Nduga Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Berikan Bantuan dan Tinjau Warga Terdampak di Wutpaga Nenggeagin

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENYAM, 27 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga bergerak cepat menghadapi dampak perubahan iklim El Nino dengan membentuk Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim yang ditempatkan di Kenyam pada Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan yang sama, Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP secara simbolis menyerahkan bantuan 50 ton beras dan air bersih untuk masyarakat di 32 distrik.

Langkah ini menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah dalam menjawab ancaman kekeringan, krisis air bersih, dan terganggunya distribusi pangan yang mulai dirasakan masyarakat.

Satgas Bergerak, Bupati Turun Langsung

Sehari setelah pembentukan posko, Kamis (27/8/2026), Bupati Yoas Beon langsung mengarahkan Satgas Penanggulangan El Nino untuk menangani masyarakat di ibu kota Kenyam yang terdampak. Sementara itu, ia sendiri bersama rombongan meninjau langsung kondisi warga di Distrik Wutpaga Nenggeagin yang mengalami kekeringan dan kelaparan.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kadis Sosial Nduga, Kadis Kesehatan, serta tenaga medis, sekaligus membawa bantuan beras untuk masyarakat. Kehadiran rombongan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak hanya membentuk posko, tetapi juga turun langsung ke lapangan melihat kondisi riil masyarakat.

Langkah Cepat dan Tepat

Bupati Yoas Beon menegaskan bahwa penanganan dampak El Nino harus dilakukan dengan langkah cepat dan tepat. “Kita harus segera melihat dan membantu masyarakat yang terdampak, mulai dari kekeringan, krisis air bersih, hingga terganggunya distribusi pangan,” ujarnya.

Menurutnya, posko induk akan menjadi pusat koordinasi lintas sektor dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Bantuan pangan dan air bersih akan terus disalurkan secara bertahap ke seluruh distrik terdampak.

Fokus pada Air Bersih dan Pangan

Selain beras, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya ketersediaan air bersih sebagai prioritas utama. Bupati menegaskan bahwa krisis air bersih dapat berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, sehingga distribusi air menjadi bagian penting dari program penanggulangan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga pasokan pangan dan air bersih, sekaligus memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim.

Harapan ke Depan

Bupati berharap masyarakat tetap tenang dan percaya bahwa pemerintah hadir untuk  terus berusaha memenuhi kebutuhan dasar tetap tersedia. “Kami ingin masyarakat merasa aman. Pemerintah hadir untuk berusaha menyediakan pangan dan air bersih tetap ada, meski kita menghadapi tantangan El Nino, Kami juga berharap bantuan dari pemerintah Provinsi dan juga pemerintah Pusat” tegasnya.

Dengan adanya posko induk, bantuan beras, dan distribusi air bersih, Pemkab Nduga berharap masyarakat di 32 distrik dapat lebih siap menghadapi dampak El Nino. Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga sumber daya lokal dan memanfaatkan bantuan secara bijak.

Komitmen Pemerintah

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Nduga dalam melindungi warganya dari ancaman perubahan iklim. Pemerintah menegaskan akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, serta menjaga solidaritas di tengah tantangan yang dihadapi.

 

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Pemkab Nduga

Berita Terkait

Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif
Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah
Empat Pokja TP-PKK Lanny Jaya Jalankan Program Nyata dari Pembinaan Karakter hingga Pencegahan Stunting
Kapolres Piter Kendek Tekankan Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi, Semua Elemen Masyarakat Harus Bersinergi Jaga Dogiyai Kondusif
Kebakaran Enam Hektare di Wesaput Berhasil Dipadamkan, Polisi Imbau Warga Waspada
Peringati HUT ke-22, DPD RI Papua Pegunungan Gelar Donor Darah di Wamena dengan Target 50 Kantong
Data Sipongi Ungkap 33 Ribu Hektare Terdampak Karhutla, Kapolda Papua Tengah Tekankan Pentingnya Koordinasi Lintas Daerah
Dinamika Organisasi Polri: Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta untuk Perkuat Pelayanan Kepolisian

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:46 WIT

Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:16 WIT

Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:45 WIT

Empat Pokja TP-PKK Lanny Jaya Jalankan Program Nyata dari Pembinaan Karakter hingga Pencegahan Stunting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Kapolres Piter Kendek Tekankan Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi, Semua Elemen Masyarakat Harus Bersinergi Jaga Dogiyai Kondusif

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:36 WIT

Kebakaran Enam Hektare di Wesaput Berhasil Dipadamkan, Polisi Imbau Warga Waspada

Berita Terbaru