Papua Pegunungan Susun RTRW 2025–2044: Fondasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan

- Penulis

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 22 Juli 2025 — Upaya percepatan pembangunan berkelanjutan di Papua Pegunungan memasuki tahap krusial. Melalui sambutan yang disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR, Tunggul Wijaya Panggabean, Gubernur John Tabo mengapresiasi kontribusi semua pihak dalam Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik ke-2 terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025–2044.

Selama dua hari pembahasan intensif di Aula Baliem Pilamo Hotel, berbagai isu strategis berhasil disepakati, antara lain sinkronisasi struktur dan pola ruang antar wilayah, usulan perubahan kawasan hutan, penetapan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B), dan integrasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

“Kerja sama semua pihak menjadi kunci untuk mewujudkan RTRW sebagai instrumen pembangunan yang berdaya guna, adil, dan berwawasan lingkungan,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulis.

Usulan RTRW juga diharapkan mampu mengakomodasi potensi lokal sambil memastikan keselarasan kebijakan nasional. Penetapan KP2B dinilai penting untuk menjamin ketahanan pangan di Papua Pegunungan, sementara KLHS berperan dalam memitigasi dampak lingkungan dari berbagai program pembangunan.

Kegiatan ini menjadi fondasi penting menuju penetapan RTRW sebagai Peraturan Daerah tahun 2025. Pemerintah Provinsi menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan agar tata ruang wilayah benar-benar mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkeadilan

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru