Daerah

Papua Pegunungan Siap Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis dengan Sentuhan Lokal

WAMENA, 21 Februari 2025 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyatakan kesiapan untuk melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pendekatan yang disesuaikan dengan konteks kekhususan wilayah Papua Pegunungan. Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Velix V. Wanggai, menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan mengikuti agenda strategis nasional yang telah ditetapkan oleh Presiden untuk tahun 2025.

“Pemerintah Provinsi adalah bagian dari pemerintah nasional, dan kami siap melaksanakan program MBG dengan pendekatan kontekstual kekhususan Papua Pegunungan. Kami ingin menegaskan kepada publik bahwa pemerintah siap melaksanakan MBG yang sesuai dengan kebutuhan lokal Papua Pegunungan,” ujar Dr. Velix V. Wanggai.

Penjabat Gubernur menjelaskan bahwa pendekatan kontekstual ini mencakup beberapa aspek utama:

1. Menyesuaikan dengan Kebutuhan Pangan Lokal
Dr. Velix menekankan pentingnya menyesuaikan menu dengan kebutuhan pangan lokal. “Variasi antara pilihan menu nasional seperti beras dengan umbi-umbian seperti keladi dan hipere, serta sayur-sayuran dan buah-buahan lokal, akan mendukung konteks lokal dan perputaran ekonomi lokal,” tambahnya.

2. Melibatkan Simpul-Simpul Sosial yang Strategis
Keterlibatan simpul-simpul sosial seperti gereja, keuskupan, dan lembaga-lembaga yayasan yang mengelola sekolah juga menjadi perhatian utama. “Kami melibatkan sekolah-sekolah yang dikelola oleh YPK, YPPK, YPPGi, serta anak-anak muda di dapur umum dan tenaga gizi yang distandarisasi oleh Badan Gizi Nasional. Distribusi MBG juga disesuaikan dengan konteks wilayah Papua Pegunungan,” jelas Dr. Velix.

Dr. Velix juga mengadopsi program SARASEHAN (Sarapan Sehat) yang pernah dilakukan di Tolikara dan Lanny Jaya sebagai acuan. “Kami ingin kebijakan MBG yang kontekstual, dengan melibatkan sekolah yang memahami jumlah anak, waktu pemberian, dan fleksibilitas dalam manajemen dapur serta distribusi,” ungkapnya.

3. Fleksibilitas dalam Pilihan Menu dan Pengelolaan
Penjabat Gubernur menekankan pentingnya fleksibilitas dalam pilihan menu dan pengelolaan MBG. “Menu harus disesuaikan dengan harga setempat. Kami uji coba dari APBD sekitar Rp.30.000 per anak per hari. Menu tersebut harus layak dan bisa dinikmati anak-anak,” tegas Dr. Velix.

Ia  juga menambahkan bahwa pemerintah provinsi hanya akan memonitor pelaksanaan program MBG, sementara pengelolaan dana dan distribusi akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten dengan dukungan dari Badan Gizi Nasional (BGM). “Jumlah sekolah, jumlah anak, dan berapa hari pemberian dalam satu minggu akan sangat tergantung pada kesepakatan pemerintah kabupaten dan BGM,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus mendukung dan memonitor pelaksanaan program MBG dengan pendekatan yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Diharapkan program ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak di Papua Pegunungan, mendukung peningkatan gizi dan kesehatan mereka, serta menggerakkan ekonomi lokal.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Mandenas Pastikan Aturan Pembatasan Uji Kompetensi Dokter Dicabut: Lulusan Uncen Kini Bebas Ikut Tes Hingga Lulus

JAKARTA - Anggota DPR RI Dapil Papua, Dr. Yan Mandenas, S.Sos., M.Si., bertemu Menteri Pendidikan…

5 jam ago

DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Bahas Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Pertanggungjawaban APBD, dan Propemperda Tahun 2026

JAYAPURA – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, menggelar rapat paripurna untuk…

6 jam ago

Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta B. Tabo Dorong Perajin Terus Berinovasi, Produk Lokal Harus Mampu Bersaing di Pasar Nasional dan Internasional

JAKARTA – Ketua Dekranasda Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Anggieta B. Tabo, mendorong para perajin di…

10 jam ago

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bantuan Dana Otsus kepada 27 Pelaku Usaha OAP di Distrik Ilu, Dorong Kemandirian dan Penguatan Ekonomi Lokal

ILU, 26 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan…

10 jam ago

Polres Puncak Jaya Gelar Patroli Dialogis di Kota Mulia, Bangun Komunikasi Langsung dengan Warga untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas

PUNCAK JAYA – Menjaga keamanan bukan hanya soal hadir ketika gangguan terjadi. Bagi Polres Puncak…

10 jam ago

Dalam Rangka HKGB ke-74, Bhayangkari Intan Jaya Tunjukkan Kepedulian dengan Berbagi Kasih, Edukasi, dan Pemeriksaan Kesehatan di Sugapa

INTAN JAYA – Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026,…

11 jam ago